Loading...

  • Senin, 27 Juli 2026

Saat Menunggu Pelayanan, Hati Pun Dikuatkan: Penyuluh Agama Berbagi Motivasi Islami di Puskesmas Mutiara

Bimbingan Penyuluhan Ruang Tunggu Puskesmas Mutiara

Kisaran (Humas) – Suasana ruang tunggu UPTD Puskesmas Mutiara tampak lebih teduh dan penuh makna ketika dua Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Asahan, H. Raja Dedi Hermansyah dan Makmur Hasibuan, hadir memberikan motivasi keagamaan kepada para pasien dan keluarga yang sedang menunggu pelayanan kesehatan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan mental dan spiritual masyarakat yang bertujuan menghadirkan ketenangan hati di tengah ikhtiar memperoleh kesembuhan. Dengan pendekatan yang santun dan humanis, keduanya mengajak masyarakat untuk senantiasa memperkuat keimanan, memperbanyak doa, bersabar menghadapi ujian, serta meyakini bahwa setiap penyakit yang Allah turunkan juga disertai jalan kesembuhannya.

Dalam penyampaiannya, H. Raja Dedi Hermansyah mengingatkan bahwa kesehatan merupakan nikmat yang sangat berharga. Ketika seseorang diuji dengan sakit, Islam mengajarkan agar tetap berikhtiar melalui pengobatan dan tidak melupakan doa sebagai kekuatan batin.

Ia mengutip firman Allah SWT:

"Dan apabila aku sakit, Dialah (Allah) yang menyembuhkan aku."
(QS. Asy-Syu'ara: 80)

Selain itu, beliau juga menyampaikan hadis Rasulullah SAW:

"Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit melainkan Dia juga menurunkan obatnya."
(HR. Bukhari)

Sementara itu, Makmur Hasibuan mengajak para pasien dan keluarga untuk senantiasa berhusnuzan kepada Allah SWT, memperbanyak istighfar, menjaga salat, serta menjadikan setiap ujian sebagai sarana mendekatkan diri kepada-Nya. Menurutnya, hati yang tenang akan memberikan semangat dan optimisme dalam menjalani proses pengobatan.

Kehadiran Penyuluh Agama Islam di lingkungan puskesmas mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sejumlah pasien dan keluarga terlihat menyimak pesan-pesan keagamaan yang disampaikan, sehingga suasana ruang tunggu terasa lebih damai, penuh harapan, dan saling menguatkan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi antara pelayanan kesehatan dan pembinaan spiritual. Sebab, kesembuhan tidak hanya membutuhkan ikhtiar medis, tetapi juga kekuatan iman, doa, kesabaran, serta tawakal kepada Allah SWT.

Dengan semangat "Sehat Raga, Tenang Jiwa", Penyuluh Agama Islam terus berkomitmen menghadirkan dakwah yang menyejukkan, membangun optimisme, serta menguatkan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat, termasuk di fasilitas pelayanan kesehatan seperti UPTD Puskesmas Mutiara. (RH)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 13 May 2024
Lihat Semua Post