Loading...

  • Selasa, 08 September 2026

Bimas Katolik Kemenag Asahan Lakukan Koordinasi Penempatan Guru Agama Katolik di SMP Negeri 1 Kisaran

-

Asahan (Humas BimKat). Plt. Kepala Penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Alb Irawan Dwiatmaja, melakukan koordinasi dengan UPTD SMP Negeri 1 Kisaran terkait penempatan guru Pendidikan Agama Katolik bagi murid yang beragama Katolik pada Selasa (08/09/2026). Koordinasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan setiap peserta didik memperoleh hak pendidikan agama sesuai dengan agama yang dianutnya. Kehadiran Penyelenggara Bimas Katolik diterima oleh Kepala UPTD SMP Negeri 1 Kisaran, Anita Hasibuan, S.Pd., M.Si.

 

Dalam pertemuan tersebut, Irawan menyampaikan bahwa pemenuhan guru agama Katolik merupakan kebutuhan penting bagi murid Katolik yang mengikuti pendidikan di SMP Negeri 1 Kisaran. Menurutnya, setiap peserta didik memiliki hak untuk memperoleh pendidikan agama sesuai dengan agama dan keyakinannya. “Kami berharap melalui koordinasi ini kebutuhan guru Agama Katolik di SMP Negeri 1 Kisaran dapat dipenuhi, sehingga murid-murid Katolik mendapatkan hak mereka untuk memperoleh pendidikan agama di sekolah,” ujar Alb Irawan.

 

Kepala UPTD SMP Negeri 1 Kisaran, Anita Hasibuan, S.Pd., M.Si., menyambut baik koordinasi yang dilakukan oleh Penyelenggara Bimas Katolik dan menyampaikan penerimaannya terhadap rencana penempatan guru Agama Katolik di sekolah tersebut. Ia menilai keberadaan guru Agama Katolik akan membantu sekolah dalam memberikan pelayanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan seluruh peserta didik. “Kami menyambut baik dan menerima rencana penempatan guru Agama Katolik di SMP Negeri 1 Kisaran. Kami akan mendukung agar pelaksanaan pendidikan agama bagi murid Katolik dapat berjalan dengan baik,” ungkap Anita.

 

Irawan mengapresiasi tanggapan positif dari Kepala UPTD SMP Negeri 1 Kisaran tersebut. Ia menegaskan bahwa sinergi antara Kementerian Agama dan satuan pendidikan menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan pendidikan agama yang inklusif dan berkeadilan. “Kami mengapresiasi penerimaan dan dukungan dari pihak sekolah. Dengan adanya kerja sama yang baik, kami optimis kebutuhan pendidikan agama Katolik bagi murid dapat segera dilayani secara optimal,” katanya.


Koordinasi ini menjadi salah satu langkah konkret Penyelenggara Bimas Katolik Kementerian Agama Kabupaten Asahan dalam memperkuat layanan Pendidikan Agama Katolik di sekolah negeri. Dukungan dari pihak sekolah diharapkan dapat menjadi dasar bagi tindak lanjut penempatan guru Agama Katolik sehingga proses pembelajaran dapat terlaksana secara berkesinambungan. “Yang paling utama adalah memastikan anak-anak Katolik memperoleh hak pendidikan iman mereka dan dapat bertumbuh dalam iman sekaligus menjadi pribadi yang berkarakter,” pungkas Irawan. (AW)


Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 15 May 2024
Lihat Semua Post