Perkuat Sinergi, Kasi Penmad Kemenag Asahan Hadiri Penguatan Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan yang diwakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad), Dr. Hj. Sri Muchlis, M.I.Kom....
Loading...
Kisaran
(Humas). Wakil Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama
Republik Indonesia Ny. Hj. Maya Suhasni Siregar Romo Syafi’i Lakukan Kunjungan
dan Pembinaan DWP Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Rabu (14/01/2026).
Dalam
kunjungan ini Wakil Penasihat DWP Kemenag RI diterima dengan hangat
kekeluargaan oleh Ketua DWP Kankemenag Asahan Ny. Sunarni Abdul Manan bersama
dengan seluruh pengurus DWP Kankemenag Asahan. Tampak hadir Pengurus Daerah
Fahmi Ummi Kabupaten Asahan dan beberapa tamu undangan lainnya. Diawal kehadiran
Wakil Penasihat DWP disambut dengan tari persembahan oleh siswa MIN 10 Asahan
dan pemasangan kain songket khas Asahan bersama dengan Ketua DWP Kanwil Kemenag
Sumut Ny. Hj. Triana Santi Ahmad Qosbi.
Dalam
bimbingan dan arahannya Wakil Penasihat mennyampaikan bahwa Dharma Wanita
Persatuan sebagai organisasi besar dan strategis tidak lepas dari berbagai
pandangan dan penilaian masyarakat.
“Dalam
kesempatan yang baik ini, izinkan saya menyampaikan satu hal penting sebagai
bahan refleksi kita bersama. Sebagai sebuah organisasi besar dan strategis,
Dharma Wanita Persatuan tentu tidak lepas dari berbagai pandangan dan penilaian
masyarakat. Ada kalanya penilaian tersebut positif, namun tidak jarang pula
muncul anggapan-anggapan yang kurang tepat terhadap peran dan kiprah kita”,
jelas Wakil Penasihat DWP.
Misalnya,
masih ada yang memandang bahwa Dharma Wanita Persatuan hanya sebatas kegiatan
seremonial, atau sekadar pendamping suami tanpa kontribusi nyata. Tentu kita
menyadari bahwa anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Namun demikian, hal
ini perlu kita sikapi dengan bijak, bukan dengan pembelaan semata, melainkan
dengan pembuktian nyata melalui karya dan aksi positif.
Melalui
kegiatan pembinaan seperti ini, Wakil Penasihat DWP mengajak kepada DWP untuk
bisa semakin percaya diri untuk berkontribusi, semakin aktif dalam program- program
yang menyentuh pemberdayaan keluarga, pendidikan, sosial, dan penguatan
nilai-nilai keagamaan yang moderat. Dengan begitu, citra Dharma Wanita
Persatuan akan terbentuk bukan dari kata-kata, tetapi dari tindakan nyata yang
dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“sesuai
dengan semboyan Kabupaten Asahan, "Rambate Rata Raya" yang berarti
bekerja keras bersama-sama demi kemakmuran yang merata, begitulah seharusnya
filosofi kita sebagai anggota Dharma Wanita Persatuan. Kita adalah mitra
strategis suami dalam menjalankan tugas negara”, tegas Wakil Penasihat DWP.
Pada
kesempatan ini juga Wakil Penasihat DWP menyampaikan empat poin tentang
bagaimana sikap istri yang baik dalam mendampingi suami yang bertugas di
lingkungan Kemenag Asahan.
Pertama
adalah menjaga marwah dan kesantunan (adab melayu), menurutnya Asahan
adalah wilayah
yang menjunjung tinggi adat istiadat dan keramahtamahan. Sebagai istri ASN
Kemenag, kita adalah cermin dari nilai-nilai agama. Saya menghimbau agar kita
selalu menjaga tutur kata dan perilaku, baik di dunia nyata maupun di media
sosial. Jadilah sosok yang "sejuk dilihat, nyaman didengar" oleh
masyarakat.
Kedua,
menjadi penyejuk di tengah kesibukan, tugas suami di Kantor Kemenag Kabupaten
Asahan, baik yang di kantor kabupaten maupun di KUA kecamatan, memiliki
tantangan tersendiri dalam melayani masyarakat. Istri yang baik adalah yang
mampu menghadirkan ketenangan di rumah. Jadikan rumah kita sebagai tempat suami
melepas lelah, sehingga ia kembali bersemangat menjalankan amanah keesokan
harinya.
Ketiga
mendukung tanpa mengintervensi, dukunglah karier suami dengan cara yang benar.
Aktiflah di organisasi DWP untuk meningkatkan kapasitas diri kita, namun
ingatlah batasan. Kita mendampingi secara emosional dan spiritual, namun tidak
mencampuri urusan kedinasan atau kewenangan suami di kantor. Istri yang hebat
tahu kapan harus memberi saran dan kapan harus memberi ruang.
Keempat
pola hidup sederhana dan bersyukur, saya ingin mengingatkan pentingnya bersikap
qana'ah atau merasa cukup. Jangan menuntut suami di luar kemampuannya yang bisa
memicu pelanggaran integritas. Hidup sederhana bukan berarti kekurangan,
melainkan cara kita menghargai rezeki yang halal dan menjaga nama baik
institusi Kemenag.
Terakhir
Wakil Penasihat DWP berharap melalui kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang
mempererat tali persaudaraan antaranggota Dharma Wanita Persatuan, tetapi juga
sebagai wadah untuk meningkatkan kapasitas, wawasan, serta peran strategis
ibu-ibu Dharma Wanita dalam mendukung tugas dan fungsi suami sebagai aparatur
Kementerian Agama.
“Kegiatan
ini menjadi momen yang sangat baik untuk saling berbagi, serta memperkuat
kebersamaan di antara kita. Dharma Wanita Persatuan adalah rumah kita bersama,
tempat kita bertumbuh, saling menguatkan, dan menebar manfaat. Dengan
kebersamaan dan kekompakan, insyaallah setiap program yang dijalankan akan
memberikan dampak positif, baik bagi keluarga, organisasi, maupun masyarakat”,
tutup Ny. Hj. Maya Suhasni Siregar Romo Syafi’i . (FR)
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan yang diwakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad), Dr. Hj. Sri Muchlis, M.I.Kom....
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan, H. Abdul Manan, MA., secara resmi menyerahkan piagam penghargaan bergengsi...
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan menggelar rapat koordinasi finalisasi persiapan pelaksanaan ibadah qurban menyambut Hari Raya Idul...