Edukasi Tanggap Darurat Sejak Dini: Damkar Asahan Gelar Simulasi Penanggulangan Kebakaran di MIN 1 Asahan
MIN 1 Asahan
Loading...
Simpang Empat (Humas) - MIN 1 Asahan melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) pada Senin–Selasa, 22–23 September 2025. Kegiatan ini diikuti sebanyak 30 orang siswa kelas V. ANBK berlangsung selama dua hari dengan materi asesmen berbeda, yaitu Asesmen Literasi pada hari pertama dan Asesmen Numerasi pada hari kedua.
Pelaksanaan ANBK terbagi menjadi tiga sesi, di mana setiap sesi diikuti oleh 10 orang siswa. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan berjalan lancar dan tertib sesuai ketentuan.
Dalam kegiatan ini, bertugas sebagai Proktor adalah Muhammad Fadhli Panjaitan yang memiliki peran penting dalam mengatur jalannya ANBK, mulai dari membuka hingga menutup sesi asesmen pada aplikasi utama, serta memastikan data peserta masuk dengan benar. Sementara itu, Teknisi dipercayakan kepada Syafriyal, S.Pd., yang bertugas mempersiapkan serta memastikan perangkat komputer dan jaringan internet berfungsi dengan baik selama asesmen berlangsung. Adapun Pengawas Ruang adalah Saskia Febrianti, yang memiliki tugas menjaga ketertiban, memastikan siswa fokus mengerjakan soal, serta mengawasi jalannya asesmen agar sesuai dengan prosedur.
Pada hari pertama pelaksanaan ANBK Utama, MIN 1 Asahan juga mendapat kunjungan dari Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara yang dipimpin oleh Rahmad Jamil, S.Ag., M.Pd. Beliau meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana serta berinteraksi dengan pihak madrasah.
“Alhamdulillah, kami melihat pelaksanaan ANBK di MIN 1 Asahan berjalan baik, siswa-siswanya tampak siap, dan perangkat juga memadai. Ini menunjukkan keseriusan pihak madrasah dalam mendukung program pemerintah,” ungkap Rahmad Jamil.
Kepala MIN 1 Asahan, Erma Suryana, S.Pd. juga menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan tersebut. “Kami berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung. Semoga hasil ANBK ini dapat menjadi bahan evaluasi demi peningkatan mutu pendidikan di MIN 1 Asahan,” ucapnya.
Sementara itu, Proktor Muhammad Fadhli Panjaitan menegaskan bahwa ANBK dapat berjalan lancar karena adanya kerjasama tim. “Tugas saya cukup berat karena harus mengatur teknis asesmen melalui aplikasi utama, tetapi alhamdulillah dengan dukungan teknisi dan pengawas, semuanya berjalan tertib,” ujarnya.
Salah seorang peserta, Rahmat Akbar, juga turut memberikan tanggapannya. “Awalnya saya agak tegang, tapi soal-soalnya bisa dikerjakan. Saya senang bisa ikut ANBK, apalagi ini pengalaman pertama menggunakan komputer untuk ujian,” katanya dengan antusias.
Dengan berakhirnya pelaksanaan ANBK tahun 2025 ini, MIN 1 Asahan berharap seluruh siswa mendapatkan hasil terbaik, serta semakin siap menghadapi tantangan pembelajaran di masa depan.(sr)
MIN 1 Asahan
MIN 1 Asahan
MIN 1 Asahan