Perkuat Sinergi, Kasi Penmad Kemenag Asahan Hadiri Penguatan Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan yang diwakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad), Dr. Hj. Sri Muchlis, M.I.Kom....
Loading...
Kisaran
(Humas). Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan H.
Abdul Manan, MA., secara resmi memberikan bimbingan dan arahan dalam kegiatan
Monitoring dan Evaluasi (Monev) bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat
SD, SMP, SMA, dan SMK di UPTD SDN 010144 Perk. Bandar Selamat sebagai tuan
rumah gabungan dari beberapa Kecamatan seperti Kecamatan Rahuning, Aek
Songsongan, Pulau Raja, Aek Kuasan, Aek Ledong dan bandar Pulau. Kegiatan yang
berlangsung khidmat ini mengusung tema besar, yakni Meningkatkan
Profesionalisme Guru untuk Pembelajaran PAI yang Berkualitas, Selasa
(10/02/2026).
Dalam
arahannya, Kakankemenag yang didampingi Kasi Penmad Dr. Hj. Sri Muchlis,
M.I.Kom., menekankan bahwa kegiatan monev ini bukan sekadar rutinitas
administratif, melainkan instrumen penting untuk memastikan peningkatan mutu
pembelajaran secara nyata. Fokus utama dari evaluasi ini adalah pembentukan
akhlak siswa melalui pembinaan berkelanjutan yang dilakukan oleh para pendidik
di lingkungan sekolah umum.
Poin
pertama yang menjadi sorotan adalah kedisiplinan dalam kelengkapan
administrasi. Kakankemenag mengingatkan agar seluruh Guru PAI tertib dalam
menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) atau Modul Ajar. Administrasi
yang rapi mencerminkan kesiapan guru dalam mentransfer ilmu secara terstruktur
kepada peserta didik.
Selain
masalah administratif, para guru didorong untuk mulai meninggalkan pola
pengajaran konvensional dan beralih ke metode pengajaran kreatif. Inovasi dalam
ruang kelas sangat diperlukan agar mata pelajaran PAI tidak terasa membosankan,
melainkan menjadi sesi yang dinamis dan dinanti-nantikan oleh para siswa.
Isu
krusial lain yang disampaikan adalah mengenai integrasi moderasi beragama dalam
kurikulum PAI. Guru PAI diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam
menanamkan nilai-nilai toleransi dan inklusivitas kepada siswa, guna mencegah
paham radikalisme sejak dini dan menciptakan harmoni di lingkungan sekolah yang
heterogen.
Tak
luput dari perhatian, Kakankemenag juga menyoroti pentingnya pemanfaatan media
digital dalam proses belajar mengajar. Di era transformasi teknologi ini, Guru
PAI dituntut melek literasi digital dan mampu menggunakan berbagai platform
edukasi daring sebagai sarana pendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan
relevan dengan generasi Z.
Menutup
arahannya, Kakankemenag berharap melalui Monev ini, profesionalisme Guru PAI di
Kabupaten Asahan dapat terus meningkat secara konsisten. Sinergi antara
kompetensi pedagogik dan penguasaan teknologi diharapkan mampu melahirkan
generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki
kedalaman spiritual yang mumpuni. Tampak hadir para Pengawas PAI ikut
mendampingi dalam proses monev ini.(FR)
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan yang diwakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad), Dr. Hj. Sri Muchlis, M.I.Kom....
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan, H. Abdul Manan, MA., secara resmi menyerahkan piagam penghargaan bergengsi...
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan menggelar rapat koordinasi finalisasi persiapan pelaksanaan ibadah qurban menyambut Hari Raya Idul...