Loading...

  • Selasa, 12 Mei 2026

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Kakankemenag Asahan Beri Bimbingan Teknis pada Monev Guru PAI

foto

Kisaran (Humas). Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, MA., secara resmi memberikan bimbingan dan arahan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK di UPTD SDN 010144 Perk. Bandar Selamat sebagai tuan rumah gabungan dari beberapa Kecamatan seperti Kecamatan Rahuning, Aek Songsongan, Pulau Raja, Aek Kuasan, Aek Ledong dan bandar Pulau. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini mengusung tema besar, yakni Meningkatkan Profesionalisme Guru untuk Pembelajaran PAI yang Berkualitas, Selasa (10/02/2026).

Dalam arahannya, Kakankemenag yang didampingi Kasi Penmad Dr. Hj. Sri Muchlis, M.I.Kom., menekankan bahwa kegiatan monev ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen penting untuk memastikan peningkatan mutu pembelajaran secara nyata. Fokus utama dari evaluasi ini adalah pembentukan akhlak siswa melalui pembinaan berkelanjutan yang dilakukan oleh para pendidik di lingkungan sekolah umum.

Poin pertama yang menjadi sorotan adalah kedisiplinan dalam kelengkapan administrasi. Kakankemenag mengingatkan agar seluruh Guru PAI tertib dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) atau Modul Ajar. Administrasi yang rapi mencerminkan kesiapan guru dalam mentransfer ilmu secara terstruktur kepada peserta didik.

Selain masalah administratif, para guru didorong untuk mulai meninggalkan pola pengajaran konvensional dan beralih ke metode pengajaran kreatif. Inovasi dalam ruang kelas sangat diperlukan agar mata pelajaran PAI tidak terasa membosankan, melainkan menjadi sesi yang dinamis dan dinanti-nantikan oleh para siswa.

Isu krusial lain yang disampaikan adalah mengenai integrasi moderasi beragama dalam kurikulum PAI. Guru PAI diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan inklusivitas kepada siswa, guna mencegah paham radikalisme sejak dini dan menciptakan harmoni di lingkungan sekolah yang heterogen.

Tak luput dari perhatian, Kakankemenag juga menyoroti pentingnya pemanfaatan media digital dalam proses belajar mengajar. Di era transformasi teknologi ini, Guru PAI dituntut melek literasi digital dan mampu menggunakan berbagai platform edukasi daring sebagai sarana pendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan dengan generasi Z.

Menutup arahannya, Kakankemenag berharap melalui Monev ini, profesionalisme Guru PAI di Kabupaten Asahan dapat terus meningkat secara konsisten. Sinergi antara kompetensi pedagogik dan penguasaan teknologi diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual yang mumpuni. Tampak hadir para Pengawas PAI ikut mendampingi dalam proses monev ini.(FR)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 05 May 2024
Lihat Semua Post