Loading...

  • Jumat, 12 Juni 2026

Tingkatkan Kompetensi Ummat, Kasi Zakat dan Wakaf Buka Pelatihan Bilal Mayit di Silau Laut

fgbyzawa

Kisaran (Humas) — Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Peny. Zawa) Kantor Kemenag Asahan Dr. Suwastati Sagala, M.Si., secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Bilal Mayit yang diinisiasi oleh Penyuluh Agama Islam Fungsional dan Non-PNS Kecamatan Silau Laut. Kegiatan yang bernilai keagamaan dan sosial ini dilaksanakan di Madrasah MPI Silo Bonto, Kecamatan Silau Laut, Kamis (11/06/2026).

 

Pelatihan ini digelar sebagai bentuk respon terhadap mulai langkanya generasi muda yang menguasai tata cara pengurusan jenazah (fardhu kifayah) di tingkat desa. Melalui program kerja para Penyuluh Agama Islam, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader baru yang siap melayani masyarakat dalam saat-saat krusial.

 

Dalam bimbingan dan arahannya, Peny. Zawa menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Penyuluh Agama Islam Kecamatan Silau Laut yang telah menginisiasi kegiatan positif ini. Beliau menekankan bahwa peran seorang bilal mayit sangat sakral dan mulia di tengah-tengah masyarakat, karena tidak semua orang memiliki keberanian dan keahlian untuk melaksanakannya.

 

"Menjadi bilal mayit bukan sekadar urusan teknis memandikan dan mengkafani, melainkan sebuah amanah besar yang menuntut keikhlasan serta pemahaman fikih yang mendalam. Kami berharap pelatihan ini melahirkan regenerasi yang kompeten," ujar Suwastati saat membuka acara.

 

Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Silau Laut, Asfaruddin. Dalam sambutannya, Asfaruddin memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. Beliau juga menegaskan bahwa KUA Silau Laut akan selalu mendukung penuh program-program kepenyuluhan yang menyentuh langsung kebutuhan umat.

 

Tampak hadir pula tokoh masyarakat, kepala madrasah MPI Silo Bonto, serta puluhan peserta pelatihan yang terdiri dari utusan perwakilan desa dan remaja masjid se-Kecamatan Silau Laut. Antusiasme peserta terlihat cukup tinggi, mengingat materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teori, melainkan juga praktik langsung (simulasi) pengurusan jenazah yang dibimbing oleh penyuluh senior.

 

Melalui pelatihan ini, para Penyuluh Agama Islam Kecamatan Silau Laut selaku panitia pelaksana berharap agar standarisasi pemahaman tentang fardhu kifayah di wilayah Silau Laut dapat diseragamkan sesuai dengan syariat Islam yang sahih. Acara pembukaan diakhiri dengan doa bersama dan foto bersama seluruh tamu undangan serta peserta pelatihan. (FR)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 05 May 2024
Lihat Semua Post