MIN 5 Asahan Gelar Upacara Hardiknas: Perkuat Sinergi Demi Mewujudkan Pendidikan Bermutu
Keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Ha...
Loading...
Hessa Perlompongan (Humas).
Upacara yang berlangsung khidmat di lapangan
utama madrasah ini dipimpin langsung oleh Sri Dewi Susanti, S.Pd.I., selaku Pengawas Madrasah dari
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, yang bertindak sebagai Pembina
Upacara. Kehadiran Ibu Dewi menambah nuansa formal sekaligus memberikan
apresiasi tertinggi dari jajaran kementerian agama kepada para guru.
Sri Dewi membuka amanatnya dengan memberikan
apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Madrasah dan para guru atas ide
cemerlang menjadikan guru sebagai petugas upacara. Sri Dewi membacakan sambutan
resmi Menteri Agama Republik Indonesia yang mengusung tema Merawat Semesta Dengan Cinta.
Pidato tersebut menekankan bahwa guru madrasah tidak hanya
mengajarkan ilmu, tetapi juga menjadi duta moral yang menanamkan nilai-nilai
kasih sayang, moderasi, dan tanggung jawab terhadap lingkungan (semesta). Poin pidato
adalah ajakan kepada guru agar mengajar tidak hanya dengan transfer ilmu tetapi
juga dengan sentuhan hati dan empati,guru
diminta menjadi teladan dalam menjaga kerukunan, keharmonisan, dan melestarikan
alam, sesuai nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin.
“Tema ini
sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Asta Protas Menteri Agama, yang menekankan
pentingnya ekoteologi dan kurikulum berbasis cinta. Guru tidak hanya dituntut
mengajarkan ilmu, tetapi juga menumbuhkan kesadaran mencintai sesama dan
menjaga lingkungan. Pendidikan yang berlandaskan cinta akan melahirkan generasi
yang berkarakter, welas asih, dan bertanggung jawab terhadap kelestarian
bumi.Dan negara terus berupaya meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme
guru. Pemerintah menerapkan wajib sertifikasi PPG bagi seluruh guru, baik ASN
maupun non-ASN, sebagai langkah menuju standardisasi nasional profesi guru.
Tujuannya adalah memastikan mutu pendidikan yang merata, adil, dan 3 berkualitas”, kutipan pidato yang dibacakan
Sri Dewi.
Seluruh rangkaian upacara, dari persiapan hingga penutup,
dijalankan dengan presisi tinggi, menunjukkan bahwa para guru telah berlatih
dengan sungguh-sungguh. Setiap guru yang
bertugas, menjalankan peran mereka dengan intonasi yang jelas dan penuh wibawa.
Enam orang guru terpilih
yang bertugas sebagai Pasukan Pengibar
Bendera (Paskibra) menjadi pusat perhatian. Mereka melangkah dengan
tegap dan serentak, menunjukkan kerjasama tim yang erat. Proses pengibaran bendera Merah Putih diiringi
lagu "Indonesia Raya" berlangsung mulus tanpa cela, berhasil
menyentuh hati para siswa yang menyaksikan. Momen ini memberikan pelajaran
berharga kepada siswa tentang pentingnya
kekompakan, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap simbol negara.
Kepala MIN 5 Asahan Tohiruddin Hasibuan,S.Pd.,M.M., menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan upaya untuk merayakan guru .Kami ingin menunjukkan bahwa guru adalah pemimpin sejati di dalam dan di luar kelas. Semangat Merawat Semesta Dengan Cinta kami wujudkan dengan merawat disiplin dan etika bernegara melalui upacara ini," jelas beliau.
Peringatan Hari Guru Nasional di MIN 5 Asahan tahun ini sukses menjadi ajang demonstrasi sinergi, disiplin, dan cinta kasih para pendidik. Melalui langkah tegap mereka sebagai petugas upacara, para guru tidak hanya merayakan profesi mereka, tetapi juga secara aktif menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus bangsa.(nm)
Keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Ha...
Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan sukses menyelenggarakan Tes Kemampuan Akdemik (TKA) tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan yang berlangs...
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan pada Senin pagi (30/03/2026). Setelah menikmati....