Kisaran (humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, MA., memberikan bimbingan dan arahan dalam acara pembubaran panitia qurban Hari Raya Idul Adha 1448 Hijriah, Juma't (17/07/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diselenggarakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, dihadiri oleh seluruh jajaran panitia serta pejabat di lingkungan Kemenag Asahan.
Acara tersebut dihadiri oleh para Kepala Seksi (Kasi), Kepala Kantor Urusan Agama (Ka. KUA) kecamatan se-Kabupaten Asahan, serta Kepala Madrasah Negeri. Selain para pejabat tersebut, beberapa perwakilan pegawai dan staf yang terlibat aktif dalam kepanitiaan qurban tahun ini juga turut berhadir memenuhi ruangan aula.
Dalam bimbingan dan arahannya, Kakankemenag Asahan didampingi Kasi Bimas Islam Dr. H. Faisal Sadat, M.Hum., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras. Ia menilai pelaksanaan pemotongan hingga pendistribusian daging qurban tahun ini berjalan dengan sangat tertib, transparan, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Lebih lanjut, Abdul Manan menekankan bahwa esensi dari ibadah qurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan wujud nyata dari kepedulian sosial dan solidaritas antar sesama ASN di lingkungan Kemenag Asahan. Kerja sama yang solid antara pihak KUA, madrasah, dan kantor pusat menjadi kunci utama kesuksesan agenda besar ini.
Ia juga berpesan agar seluruh evaluasi dan catatan kecil selama pelaksanaan qurban 1448 H dapat dijadikan pelajaran berharga untuk perbaikan di tahun-tahun mendatang. Menurutnya, koordinasi yang sudah berjalan dengan baik harus terus dipertahankan bahkan ditingkatkan agar pelayanan kepada umat semakin maksimal.
Sebelum prosesi pembubaran panitia dilakukan secara resmi, ketua panitia qurban terlebih dahulu memaparkan laporan pertanggungjawaban secara detail. Laporan tersebut mencakup jumlah hewan qurban, realisasi anggaran, hingga teknis pembagian kupon kepada masyarakat di sekitar kantor dan madrasah.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian ibadah qurban tahun ini. Dengan dibubarkannya kepanitiaan tersebut, Kakankemenag Asahan berharap semangat gotong royong dan kebersamaan yang telah terbangun dapat terus diimplementasikan dalam menjalankan tugas-tugas kedinasan sehari-hari.(FR)