Loading...

  • Kamis, 16 Juli 2026

Kakankemenag Asahan Berikan Bimbingan di MATAMUDA MIN 10 Asahan, Tekankan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

fgbyhumaskemenagasahan

Kisaran (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, MA., memberikan bimbingan, arahan, dan motivasi secara langsung kepada para peserta didik baru dalam kegiatan Masa Ta'ruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 10 Asahan, Kamis (16/07/2026). Kehadiran Kakankemenag Asahan ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh seluruh warga madrasah, mulai dari para guru, staf, hingga ratusan siswa baru yang siap memulai lembaran baru pendidikan mereka.

 

Dalam kunjungan kerja sekaligus peninjauan tersebut, Kakankemenag Asahan tidak hadir sendirian. Beliau didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kemenag Asahan Dr. Hj. Sri Muchlis, M.I.Kom., serta disambut hangat oleh Kepala MIN 10 Asahan beserta jajaran komite sekolah. Sinergi antara pejabat struktural kementerian dan pihak madrasah ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengawal kualitas mutu pendidikan Islam sejak hari pertama sekolah dimulai.

 

Dalam arahannya di hadapan para siswa, Kakankemenag Asahan secara khusus memaparkan konsep pembentukan karakter dasar yang sangat krusial bagi generasi muda Islam. Beliau menekankan pentingnya mengamalkan tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai fondasi utama untuk mencetak generasi yang cerdas secara intelektual, emosional, dan spiritual. Fondasi ini dinilai sangat selaras dengan visi madrasah dalam membentuk pribadi siswa yang berakhlakul karimah.

 

Kebiasaan pertama dan kedua yang wajib ditanamkan sejak dini, menurut Kakankemenag, adalah bangun pagi dan taat beribadah. Beliau menjelaskan bahwa bangun pagi melatih kedisiplinan serta memberikan energi positif bagi tubuh untuk memulai aktivitas. Sementara itu, menjaga ibadah, terutama salat lima waktu bagi seorang muslim, merupakan wujud rasa syukur sekaligus tiang utama pembentukan integritas moral anak agar selalu berada dalam lindungan Allah SWT.

 

Lebih lanjut, Kakankemenag Asahan juga menguraikan kebiasaan ketiga dan keempat yang berfokus pada kesehatan fisik, yakni rutin berolahraga serta mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Madrasah sebagai institusi pendidikan tidak hanya bertanggung jawab pada kecerdasan otak, tetapi juga kesehatan jasmani siswa. Dengan fisik yang bugar dan asupan gizi yang seimbang, konsentrasi serta daya tangkap anak dalam menyerap materi pelajaran di kelas dipastikan akan meningkat secara optimal.

 

Dua poin berikutnya yang tidak kalah penting adalah menumbuhkan rasa gemar belajar dan kemampuan bermasyarakat. Kebiasaan kelima ini menuntut siswa untuk terus memelihara rasa ingin tahu yang tinggi melalui membaca dan berdiskusi, sementara kebiasaan keenam melatih anak agar memiliki empati, mampu bekerja sama, serta menghormati perbedaan di lingkungan sosialnya. Penutup dari rangkaian tersebut adalah kebiasaan ketujuh, yakni tidur cepat atau istirahat yang cukup, guna memastikan proses regenerasi tubuh berjalan baik demi menyambut hari esok dengan semangat baru.

 

Kasi Penmad Kemenag Asahan turut menambahkan bahwa penerapan 7 kebiasaan positif ini diharapkan tidak hanya menjadi slogan formalitas selama kegiatan MATAMUDA saja, melainkan harus diinternalisasikan ke dalam kurikulum kehidupan sehari-hari siswa, baik di lingkungan madrasah maupun di rumah. Senada dengan hal tersebut, Kepala MIN 10 Asahan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bimbingan langsung dari Kakankemenag, serta berkomitmen penuh untuk mengawal seluruh tenaga pendidik agar konsisten memantau perkembangan karakter anak didik baru sepanjang Tahun Pelajaran 2026/2027. (FR)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 05 May 2024
Lihat Semua Post