Suasana Duka, Asatiz Gelar Doa Bersama Mengiringi Kepergian Almarhum di Siumbut Baru
Bimbingan Penyuluhan Masyarakat
Loading...
Kisaran (Humas) Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn. Suasana duka menyelimuti Kelurahan Siumbut Baru, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, atas wafatnya almarhum Nahwan Hudzaifi Adha (20), putra kandung Ustadz H. Nono Astono.
Almarhum menghembuskan napas terakhir pada Sabtu, 2 Mei 2026, sekitar pukul 04.15 WIB di RSU H. Adam Malik. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Sanusi Pane, Lingkungan IX, Komplek Anis Residence No. 10, untuk disemayamkan.
Sejumlah asatiz dan tokoh agama hadir untuk bertakziah dan menggelar doa bersama, di antaranya H. Salman Abdullah Tanjung, H. Raja Dedi Hermansyah, H. Edy Muliadi, H. Syawaluddin, H. Zamaluddin, H. Syaiful, H. Yusrinaldi, serta H. Nauli Siregar dan lainnya. Kehadiran para asatiz tersebut menjadi penguat bagi keluarga yang ditinggalkan, sekaligus bentuk solidaritas dan ukhuwah Islamiyah.
Dalam kesempatan tersebut, H. Raja Dedi Hermansyah menyampaikan ungkapan belasungkawa yang mendalam. Ia mengajak seluruh keluarga dan jamaah untuk bersabar dan ikhlas menerima ketentuan Allah SWT.
“Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian. Semoga almarhum diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya, dan ditempatkan di sisi Allah SWT dalam keadaan husnul khatimah,” ujarnya dalam suasana haru.
Doa bersama dipimpin secara khidmat Ketua MUI Asahan H. Salman Abdullah Tanjung, MA diiringi lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an , memohon agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan iman.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh hadirin akan hakikat kehidupan dan kematian, serta pentingnya memperkuat keimanan dan amal kebajikan sebagai bekal menuju kehidupan akhirat.(RH)
Bimbingan Penyuluhan Masyarakat
Bimbingan Penyuluhan Majelis Taklim AR-RAHMAH KELURAHAN MUTIARA
Bimbingan Penyuluhan Majelis Taklim