Loading...

  • Jumat, 26 Juni 2026

Sinergi Cegah Narkotika: Kemenag Asahan dan BNNK Sepakati Kolaborasi Program P4GN

fgbyhumaskemenagasahan

Kisaran (Humas) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Asahan resmi menjalin kerja sama strategis dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Asahan. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait fasilitasi program pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika serta prekursor narkotika (P4GN), Kamis (25/06/2026).

 

Acara penting yang mempertegas komitmen kedua instansi dalam menyelamatkan generasi bangsa ini digelar secara khidmat di Ruang Diskusi dan Inspirasi Kantor Kemenag Asahan. Suasana hangat namun formal menyelimuti pertemuan yang diharapkan mampu menjadi pilar pencegahan peredaran barang haram tersebut di lingkungan keagamaan dan masyarakat Asahan secara luas.

 

Dari pihak BNNK Asahan, dokumen perjanjian langsung ditandatangani oleh Kepala BNNK Asahan, Adrea Retha Zulhelfi, S.Pd., M.M. Kehadiran pimpinan tertinggi BNN tingkat kabupaten ini menunjukkan betapa krusialnya kemitraan yang dibangun bersama Kemenag Asahan sebagai institusi yang bersentuhan langsung dengan pembinaan mental dan spiritual masyarakat.

 

Prosesi penandatanganan ini juga disaksikan secara langsung oleh jajaran pejabat penting dari kedua belah pihak. Di antaranya hadir para Kepala Seksi (Kasi) dan Penyelenggara di lingkungan Kemenag Asahan, rombongan resmi dari BNNK Asahan, serta perwakilan dari Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (Ipari) Kabupaten Asahan.

 

Dalam sambutannya, Kakankemenag Asahan H. Abdul Manan, MA., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata untuk membentengi umat, khususnya generasi muda Islam dan lintas agama, dari bahaya laten narkoba. Melalui jaringan penyuluh agama yang tergabung dalam Ipari, pesan-pesan P4GN nantinya akan diintegrasikan ke dalam materi dakwah dan penyuluhan di tengah masyarakat.

 

Sementara itu, Kepala BNNK Asahan, Adrea Retha Zulhelfi, S.Pd., M.M., memberikan apresiasi yang tinggi atas sambutan hangat dan komitmen penuh dari Kemenag Asahan. Beliau menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan oleh BNN sendirian, melainkan butuh sinergi kuat dengan lembaga keagamaan yang memiliki pengaruh besar dalam membentuk karakter dan moralitas masyarakat.

 

Melalui perjanjian ini, kedua lembaga sepakat untuk mengoptimalkan berbagai program edukasi, sosialisasi bahaya narkoba, hingga pelaksanaan deteksi dini di lingkungan kerja dan institusi pendidikan di bawah naungan Kemenag. Langkah preventif ini diharapkan dapat menekan angka penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Asahan secara signifikan demi mewujudkan masyarakat yang sehat, religius, dan bebas narkoba. (FR)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 05 May 2024
Lihat Semua Post