Warga MAN Asahan Gotong Royong Jaga Kebersihan Lingkungan
Warga MAN Asahan Gotong Royong Jaga Kebersihan Lingkungan
Loading...
Kisaran (Humas). Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Asahan, Dra. Hj. Elda Ayumi, M.Si., membuka kegiatan Lomba Pidato Tiga Bahasa dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang digelar di Aula Tertutup MAN Asahan, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 25 tim yang merupakan perwakilan dari masing-masing kelas, dengan setiap tim terdiri atas tiga orang peserta. Lomba pidato tersebut mengangkat kemampuan berkomunikasi menggunakan tiga bahasa, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar untuk mengharapkan keberkahan dan kelancaran selama pelaksanaan kegiatan. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara dan mempersiapkan diri untuk menampilkan kemampuan terbaiknya di hadapan dewan juri. Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi murid untuk mengembangkan kemampuan berbahasa, keberanian, dan keterampilan berbicara di depan audiens.
Dalam sambutan dan arahannya, Kepala MAN Asahan, Elda Ayumi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah berupaya mempersiapkan dan menyelenggarakan kegiatan Lomba Pidato Tiga Bahasa. Ia mengajak seluruh peserta agar tampil percaya diri dan mengeluarkan seluruh potensi yang dimiliki selama berada di atas panggung. Ia juga menekankan kepada dewan juri agar melaksanakan penilaian secara jujur, objektif, dan adil sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.
Elda berharap kegiatan Lomba Pidato Tiga Bahasa tidak hanya berorientasi pada hasil perlombaan, tetapi juga memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi seluruh peserta. Menurutnya, kemampuan menyampaikan gagasan di hadapan audiens merupakan salah satu keterampilan yang perlu terus diasah oleh para murid. Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat menambah pengalaman peserta dalam bidang retorika serta meningkatkan wawasan dan literasi yang dapat menjadi bekal untuk menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang. “Tampilkan kemampuan terbaik, jadikan lomba ini sebagai pengalaman untuk meningkatkan keberanian, kemampuan berkomunikasi, dan wawasan literasi sebagai bekal di masa depan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan tim Dewan Juri, Darman Muliyadi Rambe, S.Ag., menyampaikan sejumlah kriteria yang menjadi dasar penilaian dalam Lomba Pidato Tiga Bahasa. Aspek yang dinilai meliputi kesesuaian isi, kaidah kebahasaan, intonasi, serta sikap dan penampilan peserta, dengan masing-masing aspek memiliki bobot 25 poin. Ia berharap seluruh peserta dapat memahami dan memedomani kriteria tersebut sehingga mampu mempersiapkan dan menampilkan pidato secara maksimal.
Pelaksanaan Lomba Pidato Tiga Bahasa diharapkan dapat menjadi sarana bagi murid MAN Asahan untuk mengembangkan potensi diri sekaligus meningkatkan keterampilan komunikasi dalam berbagai bahasa. Melalui kegiatan tersebut, para murid juga didorong untuk berani menyampaikan gagasan secara terarah, santun, dan percaya diri. Semangat berkompetisi yang sehat diharapkan semakin memperkuat karakter murid serta menumbuhkan motivasi untuk terus belajar, berprestasi, dan meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. (wd)
Warga MAN Asahan Gotong Royong Jaga Kebersihan Lingkungan
Jelang Kejuaraan Petanque se-Sumut, MAN Asahan Matangkan Persiapan sebagai Tuan Rumah
Mantapkan Persiapan OMI Tingkat Kabupaten, Kepala MAN Asahan Targetkan 6 Wakil ke Tingkat Provinsi