Hessa Perlompongan (Humas).Madrasah
Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan sukses menyelenggarakan kegiatan Masa Ta'araf
Murid Madrasah (MATAMUDA) bagi para peserta baru tahun ajaran baru. Kegiatan
yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut di kompleks MIN 5 Asahan ini
dipenuhi dengan antusiasme tinggi, keceriaan, serta nuansa kekeluargaan dari
seluruh didik warga madrasah.Jumat (16/07/2026)
MATAMUDA merupakan
agenda tahunan yang untuk menjembatani transisi peserta didik dari jenjang
pendidikan usia dini (RA/TK) menuju jenjang madrasah ibtidaiyah. Selama tiga
hari pelaksanaan, madrasah merancang berbagai program edukatif yang
mengintegrasikan pengenalan lingkungan, penanaman nilai-nilai keagamaan,
pembentukan karakter, hingga adaptasi metode belajar.
Rangkaian hari pertama diawali dengan upacara
pembukaan secara resmi di lapangan utama MIN 5 Asahan. Upacara diikuti oleh
jajaran pimpinan madrasah, dewan guru, staf tata usaha, serta orang tua/wali
murid yang turut mendampingi putra-putri mereka.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala MIN 5
Asahan. Tohiruddin Hasibuan, S.Pd.,M.M.,Dalam amanatnya, beliau menyampaikan
apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak
mereka di MIN 5 Asahan.
"MATAMUDA
bukan sekadar rutinitas penyambutan, melainkan fondasi awal untuk mengenalkan
lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bernuansa Islami. Kami ingin
anak-anak merasa bahagia dan bangga menjadi bagian dari keluarga besar MIN 5
Asahan sejak hari pertama mereka melangkah di sini," tegas pimpinan
madrasah dalam sambutannya.
Memasuki hari kedua, fokus kegiatan bergeser pada
penguatan karakter serta pembiasaan ibadah harian. Kegiatan dimulai pagi hari
dengan sholat dhuha berjamaah dan tadarus Al-Qur'an bersama di musholla
madrasah. Pembiasaan ini bertujuan untuk menanamkan nilai religius sejak dini
sebagai ciri khas utama pendidikan di madrasah.
Selain kegiatan keagamaan, para peserta didik
baru juga dikenalkan pada pembiasaan hidup bersih dan sehat Para guru
memberikan edukasi tentang cara mencuci tangan yang benar, menjaga kebersihan
ruang kelas, serta memilih jajanan sehat di kantin sekolah.
Tak ketinggalan, materi pengenalan dasar
penggunaan teknologi dan literasi digital yang aman juga diselipkan secara
komunikatif. Mengingat era transformasi digital yang makin masif, anak-anak
dibimbing untuk memahami penggunaan sarana belajar modern di madrasah secara
bijak dan menyenangkan.
Puncak rangkaian MATAMUDA pada hari ketiga
diwarnai dengan kemeriahan penampilan atraksi di MIN 5 Asahan. Para siswa baru
disuguhkan penampilan memukau dari tim drum band, dan seni tari tradisional.
Atraksi ekskul ini dirancang untuk memantik minat
dan bakat peserta didik baru agar kelak aktif mengasah potensi diri di luar
kegiatan akademis. Setelah parade ekskul, suasana makin cair lewat berbagai
permainan edukatif (ice breaking sederhana) yang melatih kerja sama tim,
keberanian, dan rasa percaya diri anak.
Rangkaian acara tiga hari tersebut akhirnya resmi
ditutup pada siang hari melalui upacara penutupan.Dengan berakhirnya rangkaian
kegiatan MATAMUDA selama tiga hari ini, seluruh peserta didik baru MIN 5 Asahan
dinyatakan siap memasuki proses pembelajaran reguler dengan semangat baru,
karakter yang santun, serta rasa percaya diri yang mantap.(nm)