Loading...

  • Senin, 09 Maret 2026

Sejuknya Pelayanan di Bulan Suci: Konsultasi Ramadhan Hadirkan Solusi dan Ketenangan Umat

Pelayanan konsultasi Bimbingan Penyuluhan

Kisaran (Humas) Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga. Ia adalah bulan di mana hati-hati yang gelisah mencari sandaran, dan jiwa-jiwa yang lelah merindukan ketenangan. Di tengah suasana penuh berkah itu, pelayanan konsultasi di Kantor Urusan Agama Kecamatan Kota Kisaran Timur menjadi ruang teduh bagi masyarakat yang membutuhkan bimbingan dan arahan.

Selasa, 3 Maret 2026, suasana ruang pelayanan tampak hangat dan bersahaja. Seorang warga Kelurahan Selawan, Misriani, datang dengan harapan menemukan jawaban atas persoalan yang tengah dihadapinya. Wajahnya menyimpan kegelisahan, namun juga keyakinan bahwa Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperbaiki dan meluruskan niat.

Di hadapannya, Penyuluh Agama Islam Raja Dedi Hermansyah dengan penuh kesabaran mendengarkan setiap untaian cerita. Tidak sekadar memberikan penjelasan administratif, beliau menghadirkan sentuhan rohani—menguatkan dengan nasihat, menenangkan dengan dalil, serta membimbing dengan bahasa yang lembut dan mudah dipahami.

“Ramadhan adalah bulan pembakaran dosa dan momentum memperbaiki diri. Setiap persoalan pasti ada jalan keluarnya jika kita mendekat kepada Allah,” tutur beliau dengan suara yang meneduhkan.

Pelayanan konsultasi yang diberikan bukan hanya tentang prosedur dan aturan, tetapi juga tentang empati dan kepedulian. Dalam suasana Ramadhan yang syahdu, dialog sederhana itu menjadi jembatan harapan. Air mata yang semula tertahan berubah menjadi senyum tipis penuh kelegaan.

Misriani pun mengaku merasa lebih tenang setelah mendapatkan arahan dan bimbingan. “Alhamdulillah, saya merasa lebih ringan. Terima kasih atas bimbingannya,” ungkapnya lirih.

Kehadiran Penyuluh Agama Islam di tengah masyarakat membuktikan bahwa pelayanan keagamaan bukan sekadar tugas formal, melainkan amanah mulia. Di bulan suci ini, konsultasi yang diberikan menjadi bagian dari dakwah yang nyata—menguatkan ukhuwah, menumbuhkan kesadaran, dan menghadirkan ketenangan batin.

Ramadhan kembali mengajarkan bahwa pelayanan yang tulus adalah ibadah. Dan di ruang kecil KUA itu, nilai-nilai keikhlasan dan kepedulian tumbuh, menyinari langkah umat menuju kehidupan yang lebih baik dan penuh berkah.(RH)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 13 May 2024
Lihat Semua Post