Loading...

  • Kamis, 14 Mei 2026

Peringati HAB ke-80 Kemenag Asahan Gelar Zikir Akbar, Kakankemenag Asahan: Meningkatnya Spritualitas Otomatis Meningkatkan Pelayanan Publik

foto

Kisaran (Humas). Kakankemenag (Kepala Kantor Kementerian Agama) Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, MA. Gelar Zikir Akbar Dalam Rangka Peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Tahun 2026, Selasa (23/12/2025).

Kegiatan yang dihadiri oleh ratusan jemaah yang terdiri dari Tokoh Agama, Kasi, Kakua se Kabupaten Asahan, Pengawas Madrasah dan PAI, Kepala Madrasah Negeri (MIN & MTsN), Penyuluh, dan majelis taklim serta masyarakat setempat di Masjid Nurul Huda Dusun VII Desa Meranti Kecamatan Meranti, dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Tahun 2026.

Dalam sambutannya Kakankemenag Asahan mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur dan momentum memperkuat spiritualitas pegawai di lingkungan Kemenag Asahan juga pada masyarakat pada umumnya.

“Zikir akbar yang kita laksanakan ini sebagai bentuk rasa syukur kita, bahwa Kemenag hadir ditengah-tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan keagamaan maupun pendidikan di Kabupaten Asahan, juga momentum untuk memperkuat spiritualitas pegawai di lingkungan Kemenag Asahan itu sendiri maupun masyarakat pada umumnya”, jelas Abdul Manan.

Menurutnya zikir akbar perwujudan ibadah kolektif yang menguatkan nilai-nilai keislaman dan mempererat kebersamaan dalam bingkai dzikir dan doa yang memberikan ketenangan hati, membersihkan jiwa, mendekatkan diri pada Allah SWT, dengan ini bisa membangkitkan kesadaran spiritual dan kesejahteraan psikologis.

Dengan demikian, meningkatnya spiritualitas kita sebagai pegawai di lingkungan Kemenag Asahan bisa secara otomatis meningkatkan kualitas pelyanan publik karena melahirkan aparatur dan masyarakat yang berkarakter baik, jujur, berintegritas dan melayani dengan tulus, mengubah pelayanan dari sekedar tugas menjadi ibadah yang berorientasi pada kebaikan bersama dan kesejahteraan publik.

Selain itu dengan meningkatnya spiritualitas merupakan fondasi pembangunan berkelanjutan yang terintegrasi dengan pemerintah daerah dan instansi lainnya sebagai pembangunan holistik yang menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya fisik/ekonomi tetapi juga spiritual yang menjadi bahan bakar moral untuk perubahan positif. Dan juga menjadikan simbol harapan atau menjadi pengingat bahwa kemajuan sejati dimulai dari hati yang bersih dan niat tulus untuk melayani.

Terakhir Abdul Manan berharap melalui zikir akbar ini mampu melahirkan pelayanan publik yang berkarakter dengan memastikan pelayanan publik yang tidak hanya efisien tetapi juga beretika, tulus dan berkeadilan.(FR)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 05 May 2024
Lihat Semua Post