Asahan (Bimas Katolik). Pada
tahun 2025, fokus pastoral Gereja Katolik Keuskupan Agung Medan adalah Umat
Katolik yang Bermisi. Sebagai satu kesatuan dengan Keuskupan Agung Medan,
Gereja Katolik Paroki Sakramen Mahakudus Kisaran menyusun program yang sesuai
dengan fokus pastoral. Gereja Katolik Paroki Sakramen Mahakudus Kisaran menjadi
induk dari 23 Gereja Katolik Stasi yang tidak hanya di Kabupaten Asahan tetapi
juga yang terletak di Kab. Batubara dan Kab. Simalungun.
Gereja Katolik Stasi yang berada di
wilayah Kab. Asahan dalam naungan Paroki Sakramen Mahakudus Kisaran berjumlah
12 Gereja. Penyuluh Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kab. Asahan Alb
Irawan Dwiatmaja, M.Fil., Pastor Paroki Pastor Antonius Manik, O.Carm.,
Sekretaris Dewan Pastoral Paroki Harian Bapak J. Siregar, S.IP., dan Katekis
Bapak Anaclito da Silva, S.Ag. melakukan presentasi kepada Tim Program Pastoral
(TPP) Keuskupan Agung Medan (KAM) Pastor Serafin Dany Sanusi, OSC dan Pastor
Oktavianus Situngkir, OFMCap pada Kamis, 17 Oktober 2024 di Vikariat St. Mateus
Rasul Aek Kanopan, Kompleks Gereja Katolik Paroki St. Pius X, Aek Kanopan, Kab.
Labuhanbatu Utara.
Irawan menjelaskan bahwa program
yang disusun bukan hanya berlaku untuk Gereja Paroki yang di Kisaran tetapi 23
Gereja Stasi. Program yang disusun diharapkan menjadikan umat Katolik bermisi.
Dalam presentasinya, Irawan mengatakan, “Program yang disusun berdasarkan
situasi dan kondisi yang terjadi di tengah umat. Tim program pastoral Paroki
Kisaran sudah memikirkan sedemikian rupa supaya program yang disusun dapat
dijalankan oleh stakeholder yang terlibat.”
Pastor Anton selaku pastor paroki
berterimakasih atas koreksi yang dilakukan oleh TPP KAM. “Semoga kami mampu
melakukan program yang telah disusun”, jelas Pastor Anton. Semoga tema fokus
pastoral Umat Katolik yang Bermisi Tahun 2025 dapat terwujud. (AW)