Loading...

  • Senin, 27 April 2026

Pengawas Madrasah Rusmiani, M.Pd Monitoring Ujian Akhir Semester di MIN 10 Asahan Didampingi Kepala Madrasah

pelaksanaan monitoring

Kisaran (Humas) Pelaksanaan Sumatif Akhir Semester Genap Tahun Ajaran 2024/2025 di MIN 10 Asahan mendapat perhatian serius dari jajaran pengawas pendidikan. Pada hari Kamis, 5 Juni 2025, Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Rusmiani, M.Pd, melakukan monitoring langsung ke MIN 10 Asahan guna memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan ujian berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur yang telah ditetapkan.

Kunjungan ini disambut langsung oleh Kepala Madrasah MIN 10 Asahan, Sartiji, S.Pd.I., M.M., yang turut mendampingi pengawas dalam kegiatan monitoring tersebut. Mereka bersama-sama meninjau setiap ruang ujian guna mengecek kelengkapan administrasi, kesiapan soal ujian, kondisi peserta, serta pengawasan ujian.

"Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses ujian berlangsung secara tertib, transparan, dan sesuai prosedur. MIN 10 Asahan menjadi salah satu madrasah yang kami pantau karena memiliki jumlah siswa yang cukup besar dan pelaksanaan ujian yang melibatkan banyak tenaga pengajar," ujar Rusmiani, M.Pd dalam keterangannya.

Selama kunjungan, Rusmiani terlihat mencermati detail teknis pelaksanaan ujian di setiap ruang kelas. Ia memeriksa daftar hadir siswa, lembar soal, tata letak tempat duduk, hingga kondisi lingkungan ruang ujian yang harus mendukung kenyamanan siswa dalam mengerjakan soal. Ia juga sempat berbincang dengan beberapa pengawas ruang untuk memastikan prosedur pengawasan dilakukan dengan profesional.

Kepala Madrasah Sartiji, S.Pd.I., M.M. menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan perhatian pengawas madrasah. “Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan ujian dan layanan pendidikan secara umum. Dengan adanya monitoring dari pengawas, kami merasa didampingi dan dibimbing dalam menjalankan amanah pendidikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sartiji menegaskan bahwa seluruh panitia ujian telah bekerja maksimal dalam mempersiapkan segala kebutuhan ujian, mulai dari penyusunan soal, pembagian jadwal, penyiapan ruang ujian, hingga pembentukan tim pengawas internal. Semua dilakukan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Rusmiani juga mengapresiasi kesiapan dan kerja keras tim madrasah dalam menyelenggarakan ujian. “Saya melihat langsung bagaimana MIN 10 Asahan sangat siap, mulai dari kesiapan logistik, pengawasan, hingga suasana ruang ujian yang kondusif. Ini menjadi contoh pelaksanaan ujian yang patut diapresiasi,” tambahnya.

Kegiatan monitoring ini ditutup dengan evaluasi singkat di ruang kepala madrasah, di mana Rusmiani memberikan beberapa masukan dan penguatan agar pelaksanaan ujian di masa mendatang dapat berjalan lebih optimal dan efisien.

Dengan adanya monitoring ini, diharapkan hasil ujian dapat mencerminkan kemampuan siswa yang sesungguhnya, serta menjamin proses penilaian yang jujur dan adil. MIN 10 Asahan menunjukkan komitmennya dalam menjaga mutu pendidikan dan membentuk generasi yang unggul dan berintegritas.(na)


Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 18 May 2024
Lihat Semua Post