Loading...

  • Selasa, 28 Juli 2026

Pelayanan Rohani di RS Permata Hati

Bimbingan Penyuluhan Pasien RS Permata Hati Kisaran

Kisaran (Humas)  – Sebagai wujud implementasi tugas dan fungsi penyuluhan keagamaan, Penyuluh Agama  Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Rahmad Wahyudi dan Imam Rojali, melaksanakan bimbingan dan penyuluhan keagamaan kepada pasien dan keluarga pasien di Rumah Sakit Permata Hati Kisaran, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Tugas dari Kementerian Agama Kabupaten Asahan sebagai bagian dari pelayanan keagamaan kepada masyarakat, khususnya bagi pasien yang sedang menjalani perawatan. Dalam penyuluhan tersebut, para penyuluh memberikan motivasi, penguatan mental dan spiritual, mengajak pasien untuk memperbanyak doa, bersabar dalam menghadapi ujian, serta terus berikhtiar menjalani pengobatan sesuai anjuran tenaga medis.

Suasana penuh kehangatan tampak ketika para penyuluh berdialog dengan pasien dan keluarganya. Selain memberikan nasihat keagamaan, mereka juga memimpin doa bersama agar Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, dan kesembuhan kepada setiap pasien.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, H. Abdul Manan, MA, melalui Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Asahan, H. Raja Dedi Hermansyah, menyampaikan bahwa kehadiran penyuluh agama di rumah sakit merupakan bentuk nyata pelayanan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

"Penyuluh Agama harus hadir di tengah masyarakat dalam berbagai kondisi, termasuk saat mereka sedang menghadapi ujian sakit. Melalui bimbingan rohani, kita berharap pasien memperoleh ketenangan batin, semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta memiliki semangat dan optimisme dalam menjalani proses pengobatan," ujar H. Raja Dedi Hermansyah.

Ia menambahkan bahwa pelayanan rohani di rumah sakit merupakan bagian dari penguatan moderasi beragama dan pelayanan publik Kementerian Agama yang humanis, sehingga manfaat kehadiran penyuluh agama dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama memohon kesembuhan bagi seluruh pasien, sebagaimana doa yang diajarkan Rasulullah SAW:

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ، أَذْهِبِ الْبَأْسَ، اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

"Ya Allah, Tuhan seluruh manusia, hilangkanlah penyakit ini. Sembuhkanlah, Engkaulah Maha Penyembuh. Tidak ada kesembuhan selain kesembuhan dari-Mu, yaitu kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit sedikit pun." Semoga Allah SWT mengangkat setiap penyakit dan memberikan kesembuhan yang sempurna kepada seluruh pasien. Aamiin. (RH)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 13 May 2024
Lihat Semua Post