Kisaran (Humas) – Rabu (19/8/2026) MTsN 2 Asahan melaksanakan Pemilihan Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) masa bhakti 2026–2027. Kegiatan ini berlangsung dengan semangat demokrasi, tertib, dan penuh antusiasme dari seluruh warga madrasah.
Pemilihan OSIM tahun ini diikuti oleh empat calon yang sebelumnya telah mengikuti berbagai rangkaian proses penjaringan. Keempat kandidat juga telah mengikuti tahapan kampanye dengan menyampaikan visi, misi, serta gagasan dan program kerja yang akan mereka laksanakan apabila dipercaya memimpin OSIM.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia, Acep Marpaung, S.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan pemilihan OSIM merupakan bagian dari proses pembelajaran demokrasi di lingkungan madrasah.
“Pemilihan OSIM bukan sekadar memilih seorang ketua, tetapi merupakan proses pembelajaran bagi peserta didik untuk belajar berdemokrasi, menentukan pilihan secara bijak, serta menghargai setiap perbedaan pilihan,” ujarnya.
Acep juga mengajak seluruh peserta didik untuk mengikuti proses pemilihan dengan tertib, jujur, dan bertanggung jawab. Ia berharap seluruh tahapan pemilihan dapat berjalan lancar hingga proses penetapan kepengurusan OSIM masa bhakti 2026–2027.
Sementara itu, Kepala MTsN 2 Asahan, Drs. Daman Huri Lubis, M.Pd., dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah mempersiapkan pelaksanaan pemilihan OSIM.
Beliau menegaskan bahwa OSIM memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program dan kegiatan kesiswaan di madrasah. Karena itu, pemimpin OSIM yang terpilih nantinya diharapkan mampu menjadi teladan serta mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab.
“Siapa pun yang terpilih nantinya harus mampu menerima amanah dengan baik. Jadikan OSIM sebagai wadah untuk belajar memimpin, bekerja sama, berkomunikasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi madrasah,” pesan Kepala Madrasah.
Untuk mendukung pelaksanaan pemilihan agar berlangsung tertib dan efektif, panitia membagi lokasi pemungutan suara menjadi tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pembagian tersebut dilakukan untuk memberikan kemudahan kepada peserta didik dalam menggunakan hak pilih sekaligus menjaga kelancaran proses pemungutan suara.
Antusiasme peserta didik terlihat sejak proses pemungutan suara dimulai. Para siswa mengikuti tahapan pemilihan dengan tertib dan menunjukkan semangat dalam menentukan calon yang dinilai mampu membawa OSIM MTsN 2 Asahan menjadi organisasi siswa yang lebih aktif, kreatif, inovatif, dan berprestasi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pendidikan demokrasi bagi peserta didik. Mereka belajar menggunakan hak suara, menentukan pilihan berdasarkan visi dan misi calon, serta menghargai hasil pemilihan dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran, sportivitas, dan persatuan.
Pihak madrasah berharap melalui Pemilihan OSIM masa bhakti 2026–2027 akan lahir pemimpin-pemimpin muda yang memiliki karakter, disiplin, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan yang kuat.
Pemilihan OSIM diharapkan tidak hanya menghasilkan ketua dan kepengurusan baru, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun budaya organisasi yang positif serta menciptakan generasi pelajar madrasah yang mampu memimpin, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan MTsN 2 Asahan.(MI)