Loading...

  • Kamis, 03 September 2026

MIN 9 Asahan Menjadi Salah Satu Prioritas Pendataan Sarana dan Prasarana PHTC

MIN 9 Asahan Menjadi Salah Satu Prioritas Pendataan Sarana dan Prasarana PHTC

Pematang Sei Baru (Humas). MIN 9 Asahan mendapatkan kunjungan Tim PHTC dalam rangka pendataan sarana dan prasarana madrasah. Kegiatan pendataan ini menjadi harapan baru bagi MIN 9 Asahan yang selama ini masih membutuhkan perhatian serius dalam hal pembangunan dan perbaikan fasilitas pendidikan. Alhamdulillah, MIN 9 Asahan termasuk salah satu dari dua madrasah yang menjadi prioritas penerima bantuan sarana dan prasarana, bersama MIN 8 Asahan. Kedua madrasah tersebut berada di wilayah pesisir pantai atau laut sekitar Tanjung Balai yang memiliki kondisi lingkungan dan bangunan yang membutuhkan perhatian lebih. (18/08/2026)

 Dalam kegiatan tersebut, Tim PHTC melakukan pendataan dan melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana yang terdapat di MIN 9 Asahan. Proses pendataan turut didampingi oleh Kasi Penmad, Dr. Hj. Sri Muchlis, S.Sos., M.I.Kom., bersama pihak madrasah. Tim melihat kondisi bangunan dan fasilitas madrasah yang selama ini digunakan dalam menunjang proses pembelajaran. Pendataan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk merealisasikan bantuan pembangunan maupun perbaikan sarana prasarana sehingga lingkungan belajar siswa dapat menjadi lebih aman, nyaman, dan layak.

 Kepala MIN 9 Asahan, Syahrial, S.Pd.I, menyampaikan rasa syukur dan harapan besar atas adanya pendataan tersebut. Menurutnya, MIN 9 Asahan sudah sekian lama belum tersentuh bantuan sarana dan prasarana secara memadai, sementara kondisi beberapa bangunan madrasah saat ini sudah mengalami kerusakan cukup berat. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur MIN 9 Asahan menjadi salah satu madrasah yang mendapatkan pendataan PHTC dan masuk dalam prioritas. Kami berharap pendataan ini dapat segera ditindaklanjuti dan bantuan benar-benar terealisasi. Kondisi beberapa bangunan kami sudah banyak yang rusak berat, sehingga sangat membutuhkan perhatian dan bantuan untuk perbaikan demi keselamatan dan kenyamanan siswa serta guru,” ungkapnya. 

Sementara itu, salah seorang guru MIN 9 Asahan, Tien Suhaila, S.Pd.I, menyambut baik kedatangan Tim PHTC dan berharap program tersebut membawa perubahan besar bagi madrasah. Ia mengatakan bahwa kondisi sarana dan prasarana yang layak sangat penting dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi siswa. “Kami sangat berharap bantuan ini segera terealisasi. Selama ini kami tetap berusaha memberikan pelayanan pendidikan terbaik meskipun dengan kondisi fasilitas yang terbatas. Jika sarana dan prasarana diperbaiki, tentu akan memberikan semangat dan kenyamanan yang lebih besar bagi siswa maupun guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran,” tuturnya. 

Dengan masuknya MIN 9 Asahan sebagai salah satu madrasah prioritas dalam pendataan PHTC, seluruh keluarga besar madrasah berharap adanya tindak lanjut dan realisasi bantuan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Bagi MIN 9 Asahan, bantuan tersebut bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi merupakan bentuk perhatian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah pesisir. Alhamdulillah, mudah-mudahan seluruh proses berjalan lancar dan harapan keluarga besar MIN 9 Asahan untuk memiliki sarana dan prasarana yang aman, layak, dan memadai dapat segera terwujud.(fa)

 

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 13 May 2024
Lihat Semua Post