Loading...

  • Selasa, 05 Mei 2026

MIN 3 Asahan Gelar Doa Bersama: Kepedulian untuk Korban Bencana Tapanuli dan Sibolga

Terlihat para siswa dengan khusyu' memanjatkan doa bersama untuk para korban bencana Banjir dan Longsor di daerah Tapanuli Tengah dan Sibolga (Foto: Waroh)

Pulau Rakyat (Humas) - Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian atas musibah banjir dan tanah longsor yang melanda Tapanuli, Sibolga, dan daerah lainnya di Sumatera Utara, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan pada Rabu, 26 November 2025, menggelar Doa Bersama di lapangan utama madrasah. Acara yang diikuti oleh seluruh guru dan ratusan siswa-siswi ini berlangsung khidmat, dipimpin oleh Guru Al-Qur'an Hadis, Wahyudi, S.Pd.I., dengan tujuan memohon perlindungan, pemulihan, dan ketabahan bagi masyarakat yang terdampak.

Inisiatif mulia ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang ditanamkan di MIN 3 Asahan, menekankan pentingnya empati, tolong-menolong, dan rasa senasib sepenanggungan sebagai sesama anak bangsa. Sebelum pelaksanaan doa, Wahyudi, S.Pd.I., memberikan tausiyah singkat. Ia mengingatkan para siswa tentang esensi dan hakikat berdoa yang benar menurut ajaran Islam, khususnya agar doa yang dipanjatkan dapat diterima dan dikabulkan oleh Allah SWT.

Dikesempatan itu juga, Wahyudi menekankan bahwa salah satu kunci utama agar doa dapat diijabah atau dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Esa adalah dengan memadukannya dengan niat yang ikhlas. Ia menjelaskan kepada siswa-siswi bahwa doa haruslah murni dipanjatkan semata-mata untuk mengharapkan ridha Allah SWT.

“Anak-anakku sekalian, ingatlah satu hal penting sebelum kita mulai berdoa. Salah satu syarat doa kita dikabulkan adalah harus dibarengi dengan niat yang ikhlas. Doa harus dipanjatkan semata-mata untuk mengharap ridha Allah SWT, bukan untuk tujuan duniawi atau kepentingan pribadi yang tidak baik. Keikhlasan ini menunjukkan ketulusan hati dan penghambaan kita yang sejati kepada Allah.” Ucap Wahyudi menerangkan dihadapan ratusan siswa.

Setelah tausiyah singkat tersebut, suasana semakin hening. Ratusan tangan mungil siswa-siswi MIN 3 Asahan menengadah ke langit, mengikuti setiap lantunan doa yang dipimpin oleh Wahyudi, memohon ampunan, pertolongan, dan keselamatan bagi para korban bencana. Mereka mendoakan agar korban yang meninggal dunia diterima di sisi Allah SWT, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, dan proses pemulihan infrastruktur serta kehidupan masyarakat di Tapanuli, Sibolga, dan daerah terdampak lainnya dapat berjalan lancar.

Saat dikonfirmasi, Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan pandangannya mengenai urgensi kegiatan doa bersama ini. Ia menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata keprihatinan seluruh keluarga besar MIN 3 Asahan atas musibah yang menimpa saudara-saudara di Tapanuli dan Sibolga. Ummiati juga menambahkan, bahwa seluruh warga madrasah turut merasakan duka mendalam dan mendoakan agar para korban dan keluarganya diberi kekuatan untuk melewati masa-masa sulit ini dan musibah seperti ini tidak terulang kembali dan daerah terdampak segera pulih total.

“Kegiatan doa bersama ini adalah panggilan hati kami. Kami dari MIN 3 Asahan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah banjir dan longsor yang melanda Tapanuli, Sibolga, dan daerah lainnya. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat-Nya kepada korban meninggal dunia dan menempatkan mereka di tempat terbaik. Untuk yang masih bertahan, semoga diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini. Semoga daerah terdampak segera bangkit dan pulih total, serta Allah melindungi kita semua dari segala marabahaya” ucap Ibu Ummiati dengan nada lirih.

Selama penyelengaraan doa bersama, siswa-siswi terlihat serius mengikuti setiap tahapan doa, menunjukkan pemahaman mereka terhadap pentingnya solidaritas dan peran doa dalam menghadapi kesulitan, baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Dan mereka juga mengerti bahwa kepedulian adalah modal utama bangsa dalam menghadapi setiap cobaan, meneguhkan semangat persaudaraan sesama anak bangsa. (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post