Enam Siswa MIN 10 Asahan Siap Jadi Perwakilan OBA Kabupaten Asahan 2026, Kamad Berikan Apresiasi
Kisaran (Humas) Kebanggaan besar dirasakan keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 10 Asahan setelah enam peserta didiknya resmi din...
Loading...
Kisaran (Humas) MIN 10 Asahan kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara III Lomba Kantor Ideal Berbasis Eco Teologi Kemenag Asri dalam rangka Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia tingkat Kabupaten Asahan. Kegiatan ini diselenggarakan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan dan diikuti oleh berbagai satuan kerja di lingkungan Kemenag Asahan. Kamis (8/1/2026)
Ecoteologi adalah penerapan nilai-nilai ajaran Islam tentang hubungan manusia, Allah, dan alam dalam konteks pendidikan madrasah, yang bertujuan menumbuhkan kesadaran ekologis sejak dini. Melalui ecoteologi, madrasah memandang alam sebagai amanah dari Allah yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara bijak, sejalan dengan konsep khalifah fil ardh.
Nilai-nilai ini diintegrasikan dalam pembelajaran, budaya sekolah, dan praktik nyata seperti kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, penghijauan, serta gaya hidup ramah lingkungan, sehingga madrasah berperan membentuk peserta didik yang beriman, berakhlak, dan bertanggung jawab terhadap kelestarian alam.
Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Kepala Madrasah MIN 10 Asahan, sebagai bentuk pengakuan atas komitmen madrasah dalam menciptakan lingkungan kerja dan pendidikan yang bersih, hijau, sehat, serta selaras dengan nilai-nilai eco teologi yang dicanangkan oleh Kementerian Agama. Piala dan piagam penghargaan diserahkan secara langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., dalam suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Keberhasilan MIN 10 Asahan tidak terlepas dari kerja sama seluruh warga madrasah, mulai dari kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, hingga peserta didik. Berbagai upaya dilakukan secara berkelanjutan, seperti penataan lingkungan madrasah yang hijau dan rapi, pengelolaan sampah yang baik, pemanfaatan tanaman hias dan tanaman produktif, serta pembiasaan perilaku ramah lingkungan dalam aktivitas sehari-hari di madrasah.
Kepala MIN 10 Asahan dalam keterangannya mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas capaian tersebut. Ia menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi besar bagi MIN 10 Asahan untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan madrasah serta menanamkan nilai-nilai cinta lingkungan kepada seluruh peserta didik. “Prestasi ini adalah hasil kerja keras dan kekompakan seluruh warga madrasah. Semoga ke depan kami dapat memberikan kontribusi yang lebih baik lagi dan menjadi contoh dalam penerapan eco teologi di lingkungan pendidikan,” ujarnya.
Peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat pengabdian, integritas, dan inovasi di lingkungan Kemenag. Prestasi yang diraih MIN 10 Asahan diharapkan dapat menginspirasi madrasah dan kantor lainnya untuk terus berinovasi dalam menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan berwawasan lingkungan sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan diraihnya Juara III Lomba Kantor Ideal Berbasis Eco Teologi Kemenag Asri ini, MIN 10 Asahan semakin menegaskan eksistensinya sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga peduli terhadap kelestarian lingkungan dan pembentukan karakter berlandaskan nilai-nilai agama.(na)
Kisaran (Humas) Kebanggaan besar dirasakan keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 10 Asahan setelah enam peserta didiknya resmi din...
Kisaran (Humas) Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di Kelas 3A kini tampil lebih menarik dan interaktif melalui penerapan...
Kisaran (Humas) Suasana belajar yang menyenangkan dan penuh antusias tampak di kelas IVB MIN 10 Asahan saat pelajaran Bahasa Indonesia berla...