Loading...

  • Senin, 20 April 2026

Kunjungan Kerja Hari Ketiga Idulfitri: Kasi Penmad Asahan Apresiasi Kehadiran 100% di MIN 7 dan MIN 8

Kunjungan Kasi Penmad ke MIN 8 asahan

Kisaran (Humas). Mengawali aktivitas kerja pasca-libur Hari Raya Idulfitri 1447 H, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan melalui Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad), Dr. Hj. Sri Muchlis, M.I.Kom melanjutkan rangkaian kunjungan kerja (kunker) hari ketiga, Rabu (01/04/2026). Kunjungan kali ini difokuskan pada dua madrasah negeri, yakni MIN 8 Asahan dan MIN 7 Asahan. Kehadiran Kasi Penmad disambut hangat oleh para kepala madrasah beserta seluruh jajaran pendidik dan tenaga kependidikan.


Sama halnya dengan pantauan di dua hari sebelumnya, Kasi Penmad memberikan apresiasi tinggi terhadap tingkat kedisiplinan ASN dan honorer di lingkungan madrasah tersebut. Tercatat, kehadiran tenaga pendidik dan kependidikan di MIN 8 dan MIN 7 mencapai 100% sejak hari pertama masuk kerja.


"Kami sangat mengapresiasi komitmen bapak dan ibu sekalian. Kehadiran penuh ini menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam memulai pelayanan pendidikan setelah cuti bersama lebaran," ujar Kasi Penmad dalam arahannya.


Dalam pertemuan tersebut, Kasi Penmad kembali memberikan penegasan terkait aturan berpakaian dinas sesuai regulasi Kementerian Agama. Beliau mengingatkan agar seluruh pegawai mematuhi penggunaan Pakaian Dinas Harian (PDH) Putih pada hari Senin dan Selasa yang mewajibkan bagi pegawai wanita untuk menggunakan jilbab putih polos tanpa motif. 


Kedepannya, saya tidak ingin lagi menemukan pegawai yang saat menggunakan PDH putih, namun jilbabnya masih berwarna hitam atau warna lain. Mari kita tunjukkan keseragaman dan kerapian sebagai identitas pegawai Kemenag," tegasnya.


Selain masalah internal pegawai, Kasi Penmad juga menitipkan pesan penting bagi para guru, khususnya wali kelas. Beliau menghimbau agar guru proaktif berkomunikasi dengan wali murid untuk memperketat pengawasan penggunaan handphone pada anak. Hal ini didasari atas maraknya konten negatif di media sosial yang berpotensi merusak mental dan pola pikir generasi muda. "Guru dan orang tua harus bersinergi memantau akses digital anak-anak kita agar mereka terhindar dari pengaruh buruk dunia maya," tambahnya.


Kegiatan kunjungan kerja ditutup dengan suasana hangat melalui sesi foto bersama dan tradisi bersalam-salaman untuk saling memaafkan di hari yang fitri ini, mempererat tali silaturahmi antar pegawai di lingkungan Kemenag Asahan.

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 04 June 2024
Lihat Semua Post