Loading...

  • Selasa, 18 Agustus 2026

Khidmat dan Penuh Makna, MIN 5 Asahan Sukses Gelar Upacara Peringatan HUT ke-81 RI

DI MIN 5 ASAHAN

Hessa Perlompongan (Humas). Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu kental di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan. Pada Senin (17/8/2026) pagi, seluruh warga sekolah mulai dari siswa kelas 1 hingga kelas 6, jajaran dewan guru, staf tata usaha, berkumpul di lapangan utama madrasah untuk melaksanakan upacara bendera yang berlangsung dengan sangat khidmat dan penuh rasa nasionalisme.

Acara yang dimulai tepat pukul 07.30 WIB ini berjalan dengan sangat teratur, di mana seluruh peserta didik menunjukkan tingkat disiplin yang tinggi. Angin pagi yang sejuk di kawasan Asahan turut mengiringi momen sakral pengibaran Sang Saka Merah Putih yang menjadi pusat perhatian utama seluruh peserta upacara.

Sorotan utama dalam upacara peringatan kemerdekaan tahun ini adalah penampilan memukau dari Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) MIN 5 Asahan. Pasukan yang terdiri dari putra-putri pilihan kelas 5 dan kelas 6 ini sukses menjalankan tugas mulia mereka dengan sempurna tanpa celah.

Dengan balutan seragam putih-putih yang rapi, peci bersemat Garuda, derap langkah mereka yang tegas dan seirama mengundang decak kagum seluruh peserta upacara. Formasi barisan yang dibentuk pun menunjukkan tingkat kedisiplinan tinggi, hasil dari latihan keras selama satu bulan penuh di bawah bimbingan guru olahraga madrasah.

Momen paling mendebarkan sekaligus mengharukan tercipta ketika Sang Saka Merah Putih perlahan ditarik naik. Diiringi lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan secara serentak oleh paduan suara sekolah dan seluruh peserta, bendera kebanggaan itu akhirnya berkibar dengan gagah tepat di puncak tiang saat lagu berakhir.

Bertindak sebagai Pembina Upacara pada hari itu adalah Kepala MIN 5 Asahan, Tohiruddin Hasibuan, S.Pd.,M.M., Dalam amanatnya, beliau membacakan pidato resmi dan sambutan serentak dari Menteri Agama Republik Indonesia khusus untuk peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Dalam pidato tersebut, Menteri Agama menekankan peran dunia pendidikan, khususnya madrasah, dalam mengisi kemerdekaan. Pesan utamanya adalah komitmen bersama untuk "Mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Adil, dan Makmur" melalui penguatan karakter generasi muda yang religius dan berwawasan kebangsaan.

"Kemerdekaan ke-81 ini bukanlah sekadar angka, melainkan momentum refleksi bagi kita semua. Kementerian Agama terus berupaya memastikan bahwa agama hadir sebagai inspirasi untuk memajukan bangsa. Untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur, kita membutuhkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara moral dan spiritual," demikian petikan sambutan Menteri Agama yang dibacakan oleh Pembina Upacara.

Lebih lanjut, pidato tersebut menyoroti bahwa kedaulatan sejati dimulai dari kemandirian berpikir dan berinovasi. Keadilan harus ditanamkan sejak dini melalui sikap toleransi di lingkungan madrasah, sementara kemakmuran adalah hasil dari kerja keras, kejujuran, dan kolaborasi seluruh elemen bangsa.

Pembina upacara kemudian menambahkan pesan khusus bagi para siswa MIN 5 Asahan. Beliau mengajak seluruh siswa untuk mengisi kemerdekaan dengan rajin belajar, menghormati orang tua dan guru, serta menjaga kerukunan antar sesama teman. (nm)

 

Rangkaian upacara kemerdekaan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut diakhiri dengan pembacaan doa yang syahdu oleh salah satu guru  MIN 5 Asahan. Doa tersebut dipanjatkan untuk memohon rahmat bagi para pahlawan bangsa yang telah gugur, serta memohon bimbingan agar bangsa Indonesia, khususnya generasi muda di madrasah, mampu menghadapi tantangan global di masa depan.

Setelah barisan dibubarkan, suasana khidmat perlahan berganti menjadi riang gembira. Para guru menyempatkan diri untuk berfoto bersama dengan anggota Paskibra yang tampak lega dan bangga setelah berhasil menunaikan tugas berat mereka.

Upacara kemerdekaan ke-81 di MIN 5 Asahan ini tidak hanya menjadi rutinitas seremonial tahunan, tetapi benar-benar menjelma menjadi ruang penanaman nilai-nilai patriotisme, sejalan dengan visi madrasah untuk mencetak generasi bangsa yang berakhlak mulia dan cinta tanah air.(nm)

 

 

 

 

 

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 06 May 2024
Lihat Semua Post