Loading...

  • Selasa, 12 Mei 2026

Kemenag Asahan Terima Kunjungan Tim Evaluasi BMN KPKNL Kisaran Guna Optimalisasi Aset Negara

fgby:humaskemenagasahan

Kisaran (Humas). Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan menerima kunjungan kerja Tim Evaluasi Barang Milik Negara (BMN) dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kisaran, Selasa (10/03/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin dalam rangka menertibkan administrasi serta memastikan pemanfaatan aset negara di lingkungan instansi vertikal berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Tim evaluasi dipimpin langsung oleh Kepala KPKNL Kisaran, Wisnu Yogaswara, beserta jajaran staf teknis terkait. Kehadiran tim disambut langsung oleh Operator BMN Kemenag Asahan, Arif Ardiansyah, S.Kom., di ruang kerja pengelola aset. Pertemuan ini berlangsung dengan fokus pada pemaparan data awal sebelum dilanjutkan dengan verifikasi faktual di lapangan.

Kepala KPKNL Kisaran, Wisnu Yogaswara, menjelaskan bahwa tujuan utama dari evaluasi BMN ini adalah untuk mengukur sejauh mana aset yang dikelola oleh satuan kerja (satker) telah digunakan secara optimal. Selain meninjau aspek administratif, tim juga melakukan pengecekan fisik secara langsung di lapangan untuk memastikan keberadaan dan kondisi terkini dari aset-aset yang tercatat dalam sistem aplikasi.

Lebih lanjut, Wisnu memaparkan bahwa proses evaluasi ini juga menjadi sarana bagi satker untuk menyampaikan keluhan atau kendala dalam penggunaan aset. Hal ini dinilai penting agar setiap permasalahan teknis yang dihadapi oleh pengelola BMN di tingkat daerah dapat teridentifikasi sejak dini dan dicarikan solusi yang tepat melalui mekanisme koordinasi antarinstansi.

“Dari hasil evaluasi dan cek fisik ini, nantinya kami akan mengeluarkan rekomendasi resmi terkait aset tersebut. Rekomendasi ini sangat krusial karena akan menjadi dasar hukum dan teknis bagi satuan kerja dalam mengambil kebijakan selanjutnya terhadap BMN yang dikelola,” ujar Wisnu Yogaswara di sela-sela kegiatannya.

Rekomendasi yang diterbitkan oleh KPKNL nantinya dapat dijadikan landasan kuat bagi satker, seperti untuk pengajuan anggaran pemeliharaan, perbaikan aset yang mengalami kerusakan, hingga proses penghapusan jika aset sudah tidak layak pakai. Dengan adanya dasar yang jelas, akuntabilitas pengelolaan keuangan dan kekayaan negara di Kemenag Asahan diharapkan semakin meningkat.

Sementara itu, Arif Ardiansyah, S.Kom., selaku Operator BMN Kemenag Asahan menyatakan kesiapannya dalam mendukung penuh proses evaluasi ini. Ia menyampaikan bahwa keterbukaan data dan kondisi fisik aset merupakan komitmen Kemenag Asahan dalam mewujudkan tata kelola Barang Milik Negara yang transparan, andal, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai standar akuntansi pemerintah.(FR)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 05 May 2024
Lihat Semua Post