Pulau
Rakyat (Humas) — Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati
Nasution, mengutus salah satu murid berprestasinya sebagai delegasi untuk
mengikuti perlombaan Fashion Show dalam rangka memeriahkan Festival Sungai
Asahan yang digelar di pinggiran Sungai Asahan, Desa Pulau Rakyat Pekan,
Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, pada 30 Agustus 2026.
Festival
Sungai Asahan ini merupakan acara besar yang rutin diadakan untuk mempromosikan
potensi wisata dan kebudayaan daerah setempat. Pada tahun ini, acara tersebut
dikemas jauh lebih meriah dengan berbagai ajang perlombaan yang melibatkan
peserta dari berbagai kalangan. Perlombaan Fashion Show menjadi salah satu
agenda utama yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat yang hadir.
Terlihat
sejak pagi hari, pinggiran sungai Asahan di Desa Pulau Rakyat Pekan sudah
dipadati oleh pengunjung yang antusias menyambut festival ini. Panggung utama
didirikan tepat berlatarkan aliran sungai yang tenang, menciptakan suasana alam
yang begitu estetik untuk sebuah peragaan busana. Delegasi yang diutus oleh MIN
3 Asahan untuk ajang bergengsi ini adalah Aisyah Ayunda. Aisyah merupakan
seorang murid perempuan berbakat yang saat ini sedang duduk di bangku kelas 6.
Pemilihan Aisyah didasarkan pada keaktifannya serta ketertarikannya yang
mendalam terhadap dunia seni peran dan peragaan busana.
Saat
dikonfirmasi, Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, menjelaskan bahwa pihak
madrasah merasa sangat bangga dan bersyukur dapat mengirimkan perwakilan
terbaik madrasah, Aisyah Ayunda, untuk tampil dalam ajang bergengsi tersebut.
Menurutnya, keikutsertaan Aisyah tidak hanya menjadi bagian dari upaya
memeriahkan Festival Sungai Asahan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi murid
untuk mengembangkan rasa percaya diri, keberanian, serta kemampuan dalam
menunjukkan bakatnya di tengah masyarakat.
“Kami
merasa sangat bersyukur dan bangga karena anak didik kami bisa tampil percaya
diri di hadapan masyarakat luas pada hari ini. Ini merupakan pengalaman yang
sangat berharga bagi Aisyah sekaligus menjadi motivasi bagi murid-siswi lainnya
agar berani menunjukkan bakat dan kemampuan mereka,” ungkap Ummiati.
Lebih
lanjut, Ummiati berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pengalaman positif
bagi Aisyah dan membawa nama baik MIN 3 Asahan. Ia juga mengapresiasi seluruh
pihak yang telah memberikan ruang dan kesempatan kepada para pelajar untuk
berpartisipasi dalam kegiatan Festival Sungai Asahan.
Ummiati
juga menambahkan bahwa pihak madrasah senantiasa berupaya menyediakan wadah
yang tepat bagi para siswa untuk mengembangkan bakat dan potensi non-akademik
secara berkesinambungan. Menurutnya, pendidikan tidak semata-mata berorientasi
pada pencapaian nilai akademik, tetapi juga mencakup upaya menumbuhkan
keberanian, kreativitas, serta kemampuan siswa dalam menyalurkan potensi yang
mereka miliki secara positif.
“Ajang
kompetisi seperti ini sangat penting untuk melatih mental dan keberanian
generasi muda ketika berhadapan langsung dengan publik. Kegiatan ini bukan
hanya menjadi sarana untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi pengalaman dan
rekreasi edukatif bagi para guru dan murid yang hadir memberikan dukungan
secara langsung,” ujar Ummiati.
“Semangat
kebersamaan dan kekeluargaan juga sangat terasa di antara rombongan keluarga
besar MIN 3 Asahan di lokasi acara. Kehadiran para guru dan murid untuk
memberikan dukungan kepada Aisyah tentu menjadi motivasi tersendiri baginya,”
lanjutnya.
Ummiati
juga menegaskan bahwa persiapan Aisyah dalam mengikuti ajang tersebut tidak
terlepas dari kerja sama dan dukungan yang erat antara dewan guru dan orang
tua.
“Tanpa
dukungan penuh dari guru pembimbing dan orang tua Aisyah, penampilan yang luar
biasa ini tentu tidak akan terwujud secara maksimal. Kami sangat mengapresiasi
kerja sama dan perhatian yang telah diberikan sehingga Aisyah dapat tampil
dengan percaya diri pada ajang ini,” tuturnya
Di
sisi lain, Aisyah Ayunda mengungkapkan bahwa dirinya merasa sedikit gugup namun
tetap antusias menyambut penampilannya di atas panggung terbuka tersebut. Ia
mengungkapkan saat tampil memang agak gemetar melihat penonton yang begitu
ramai, tapi rasa senang di hati saya jauh lebih besar.
Penilaian
dalam perlombaan Fashion Show ini terbilang cukup ketat karena dewan juri
didatangkan langsung dari kalangan profesional mode dan seni di Kabupaten
Asahan. Kriteria penilaian mencakup keserasian busana, kepercayaan diri, teknik
berjalan di atas panggung (catwalk), serta ekspresi wajah yang sesuai dengan
busana. Setiap peserta hanya diberikan waktu sekitar dua menit untuk memukau
tim penilai.
“Sebagai
siswi kelas 6, saya berusaha mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan berlatih
setiap sore sepulang sekolah. Saya terus belajar cara berjalan, menjaga sikap,
dan berekspresi di depan kaca agar dapat memberikan penampilan peragaan busana
yang terbaik, setiap hari saya belajar cara berjalan dan berekspresi di depan
kaca agar tidak mengecewakan pihak sekolah yang sudah memilih saya. Saya ingin
tampil percaya diri dan memberikan yang terbaik untuk MIN 3 Asahan,” ujar
Aisyah.
Menutup
keterangannya, Aisyah berharap keikutsertaannya dalam Festival Sungai Asahan
dapat memberikan hasil terbaik dan membawa prestasi bagi MIN 3 Asahan. Ia juga
memanjatkan doa agar penampilannya mendapat apresiasi dari dewan juri serta
mampu meraih juara, sehingga dapat mengharumkan nama baik madrasah yang telah
memberikan kepercayaan kepadanya. (Wh)