Loading...

  • Sabtu, 16 Mei 2026

Kakankemenag Asahan Paparkan Materi Pada FGD Bina Paham Keagamaan Islam & Penanganan Konflik Keagamaan

foto

Kisaran (Humas). Kakankemenag (Kepala Kantor Kementerian Agama) Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, MA. Buka Secara Resmi FGD Bina Paham Keagamaan Islam & Penanganan Konflik Keagamaan, Selasa (24/06/2025).

FGD (Focus Group Discussion) yang berarti diskusi kelompok terfokus dilaksanakan di Aula Kankemenag Asahan diikuti oleh 25 orang peserta.

Kakankemenag Asahan yang sekaligus menjadi pemateri dalam acara ini didampingi Kasi Bimas Islam Dr. H. Faisal Sadat, M.Hum., mengatakan bahwa Kemenag Asahan selalu berupaya mencegah terjadinya konflik sosial berdimensi keagamaan secara efektif, efisien, komperhensif dan berkelanjutan salah satunya adalah FGD.

Kemajemukan Kabupaten Asahan dari sisi agama menuntut pemerintah dan semua pihak terkait serta masyarakat bisa bekerjasama dengan baik agar kemajemukan itu menjadi berkah bagi masyarakat Asahan. Dijelaskan oleh Kakankemenag Asahan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya memberikan wadah bagi Kemenag Asahan untuk berdiskusi dan bertukar pikiran mengenai upaya yang perlu dilakukan dalam rangka pencegahan konflik sosial.

Saat ini dalam sekala nasional kita dihadapkan dengan berbagai persoalan terkait isu-isu konflik yang menyangkut penganut aliran dan gerakan keagamaan bermasalah seperti permasalahan rumah ibadah, kekerasan terhadap mereka yang dituduh melakukan penodaan agama dan sebagainya.

Upaya untuk mengantisipasi hal-hal tersebut diperlukan kegiatan bersama dalam mengelaborasi problem keagamaan Islam yang aktual di Kabupaten Asahan dan mengkoordinasikan penanganannya dengan pihak-pihak yang terkait.

“untuk menindaklanjuti kegiatan pemetaan paham keagamaan Islam, beberapa hal yang perlu kita lakukan bersama adalah melakukan identifikasi dan deteksi dini aliran paham keagamaan Islam dan penanganan konflik gerakan/aliran/paham keagamaan untuk menciptakan kedamaian dan keharmonisan dalam berbangsa dan bernegara”, jelas Abdul Manan.

Terakhir Abdul Manan berharap agar semua lini termasuk KUA di masing-masing kecamatan dapat terus memperkuat komunikasi lintas sektoral dalam membina umat paham keagamaan Islam yang moderat dan langkah penanganan yang preventif maupun solutif.(FR)   

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 05 May 2024
Lihat Semua Post