Kakankemenag Asahan Hadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolres
Bhayangkara ke 80 tahun 2026
Loading...
Kisaran
(Humas). Kakankemenag (Kepala Kantor Kementerian Agama) Kabupaten Asahan H.
Abdul Manan, MA. Buka Secara Resmi FGD Bina Paham Keagamaan Islam &
Penanganan Konflik Keagamaan, Selasa (24/06/2025).
FGD
(Focus Group Discussion) yang berarti diskusi kelompok terfokus dilaksanakan di
Aula Kankemenag Asahan diikuti oleh 25 orang peserta.
Kakankemenag
Asahan yang sekaligus menjadi pemateri dalam acara ini didampingi Kasi Bimas
Islam Dr. H. Faisal Sadat, M.Hum., mengatakan bahwa Kemenag Asahan selalu
berupaya mencegah terjadinya konflik sosial berdimensi keagamaan secara
efektif, efisien, komperhensif dan berkelanjutan salah satunya adalah FGD.
Kemajemukan
Kabupaten Asahan dari sisi agama menuntut pemerintah dan semua pihak terkait
serta masyarakat bisa bekerjasama dengan baik agar kemajemukan itu menjadi
berkah bagi masyarakat Asahan. Dijelaskan oleh Kakankemenag Asahan bahwa
kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya memberikan wadah bagi Kemenag Asahan untuk
berdiskusi dan bertukar pikiran mengenai upaya yang perlu dilakukan dalam rangka
pencegahan konflik sosial.
Saat
ini dalam sekala nasional kita dihadapkan dengan berbagai persoalan terkait
isu-isu konflik yang menyangkut penganut aliran dan gerakan keagamaan
bermasalah seperti permasalahan rumah ibadah, kekerasan terhadap mereka yang
dituduh melakukan penodaan agama dan sebagainya.
Upaya
untuk mengantisipasi hal-hal tersebut diperlukan kegiatan bersama dalam
mengelaborasi problem keagamaan Islam yang aktual di Kabupaten Asahan dan
mengkoordinasikan penanganannya dengan pihak-pihak yang terkait.
“untuk
menindaklanjuti kegiatan pemetaan paham keagamaan Islam, beberapa hal yang
perlu kita lakukan bersama adalah melakukan identifikasi dan deteksi dini
aliran paham keagamaan Islam dan penanganan konflik gerakan/aliran/paham
keagamaan untuk menciptakan kedamaian dan keharmonisan dalam berbangsa dan
bernegara”, jelas Abdul Manan.
Terakhir
Abdul Manan berharap agar semua lini termasuk KUA di masing-masing kecamatan dapat
terus memperkuat komunikasi lintas sektoral dalam membina umat paham keagamaan
Islam yang moderat dan langkah penanganan yang preventif maupun solutif.(FR)
Bhayangkara ke 80 tahun 2026
khitan massal
audiensi