Loading...

  • Jumat, 15 Mei 2026

Kakankemenag Asahan: KKRA Berperan Menggerakkan Kualitas Pembelajaran Melalui Implementasi KBC

foto

Kisaran (Humas). Kakankemenag (Kepala Kantor Kementerian Agama) Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, MA. Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad oleh KKRA Kabupaten Asahan, Selasa (07/10/2025).

Acara ini diselenggarakan oleh KKRA (Kelompok Kerja Raudhatul Athfal) Kabupaten Asahan yang diketuai oleh Nurjannah Ulfa, S.Pd.I., di Aula RA Arrahmah Rahuning dan dihadiri oleh Kasi Pendmad, Pengawas Madrasah, Koordinator Kepegawaian dan tamu undangan lainnya.

Kegiatan ini mengangkat tema Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW dan Meningkatkan Kecintaan Kita kepada Rasulullah Muhammad SAW dengan penceramah Ustd. Hasan Anwar Pasaribu, S.Pd.

Dalam bimbingan dan arahannya Kakankemenag Asahan mengatakan KKRA punya peran penting dalam menggerakkan kualitas pembelajaran di RA terutama dalam implementasikan kurikulum berbasis cinta (KBC).

“dunia pendidikan sebagai suatu aspek penting yang menentukan maju, berkembang atau mundurnya suatu peradaban manusia di belahan dunia, adalah karena pendidikan sebagai satu proses merubah, menambah atau mengarahkan semua elemen penting terkait dalam proses mendapatkan hasil perubahan. Termasuk pendidikan anak usia dini bagaimana selayaknya usaha konkrit yang harus dilakukan sehingga lembaga RA diharapkan melahirkan generasi yang memiliki kecerdasan spritual, intelektual dan emosional”, jelas Abdul Manan.

Lebih lanjut Abdul Manan mengatakan bahwa empat belas abad yang lalu Al Qur’an dan Hadis Nabi Muhammad SAW banyak menyinggung dan menempatkan pendidikan usia dini yang tujuannya adalah untuk mencetak generasi berkualitas yakni yang memiliki potensi dan terus mengembangkan potensi dengan pendidikan sejak usia dini.

Untuk itu dalam penerapannya dalam kurikulum berbasis cinta hal ini bisa diimplementasikan dalam nilai-nilai Islam sebagai sejumlah landasan konsep dan teori Islam sebagai usaha untuk membantu dan menjaga anak agar tetap dalam fitrahnya.

Terakhir Abdul Manan mengatakan bahwa tidak ada pendidikan yang baik kecuali pendidikan yang didasari oleh keimanan, ilmu, ibadah, akhlak dan keterampilan, jika kita ingin anak tumbuh dengan baik jasmani dan jiwanya menuju karah hidup bahagia, dapat membahagiakan orang lain, jujur, benar adil serta berbudi pekerti luhur. (FR)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 05 May 2024
Lihat Semua Post