saat menonton Film Pendek Pemenang Lomba Film Pendek Islami-Fiksi berjudul "Omak"
Kisaran
(Humas). Kakan Kemenag (Kepala Kantor Kementerian Agama) Kabupaten Asahan H.
Abdul Manan, MA. Terima Audiensi Pemenang Lomba Film Pendek Islami-Fiksi Tk.
Provinsi, Senin (2/12/2024).
Kakan Kemenag
Asahan yang didampingi Koordinator Umum Dewi Mursidah, SE. menerima audiensi
Pemenang Lomba Film Pendek Islami-Fiksi Tk. Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024
yang diselenggarakan oleh Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf Kanwil
Kemenagsu.
Pemenang lomba ini
merupakan binaan Teater Bintang MAN Asahan dengan judul “OMAK” yang disutradarai
oleh Rabiatul Adawiyah, S.S, sekaligus Pembina Teater Bintang MAN Asahan.
Tim audiensi ini
terdiri Ka. MAN Asahan Dra. Hj. Elda Ayumi, M.Si., WKM Humas dan pemeran utama Rafli
Panjaitan sebagai Habib.
Film pendek ini
bertema Nur. Berkisah tentan Habib pemuda yatim di generasi Z dari keluarga
sederhana yang hidup dengan modernisasi gadget namun harus selalu diingatkan
ibadaha oleh Omak (ibu)nya. Dia mampu memberikan hadiah untuk oranglain tapi dia
bahkan tidak tahu kapan hari ulan tahun omaknya yang sudah sakit-sakitan.
Ditengah kesal
terhadap omaknya yang selalu mengingatkan ibadah dan dimarahi oleh kakaknya, ia
peri meninggalkan omaknya yang sedang sakit parah. Disaat galaunya Habib
tersentuh oleh perkataan seorang tukang salak tentang omaknya. Saat pulang ke
rumah ibunya sudah tergelateak dan dalam konsisi kritis ia bertanya pada ibunya
ingin meminta apa untuk dia penuhi namun omaknya hanya meminta Habib membaca Al
Qur’an dan saat Al Qur’an dibacakan omaknya pergi selamanya dan disitulah Habib
menemukan Nur dalam dirinya.
Pada kesempatan
ini usai Kakan Kemenag Asahan usai menonton film pendek tersebut mengatakan
bahwa film ini penuh dengan pesan moral yang mendalam bagi kita dan bangga
untuk ketercapaian prestasi teater Bintang MAN Asahan.
“saya secara
pribadi dan mewakili instansi sangat berterimakasih dan bangga atas prestasi
yang dicapai oleh MAN Asahan diajang kompetisi Film Pendek yang berhasil
menjuarai ajang tersebut, dan setelah melihat film tadi kita sama-sama memahami
pesan moral yang mendalam kepada siapa saja yang menontonnya”, jelas Abdul
Manan.
Kedepan Abdul
Manan berharap kepada MAN Asahan untuk terus meningkatkan kompetensi untuk
berprestasi disemua aspek keilmuan dalam hal ini hal seni peran dan bisa
menularkannya kepada madrasah binaannya sehingga semua madrasah di Kabupaten Asahan
mendapatkan semangat yang sama untuk sama-sama meningkatkan prestasi
madrasahnya masing-masing.(FR)