Jelang TKA dan Ujian Madrasah, MIN 3 Asahan Mantapkan Persiapan Lewat Rakor Bersama Wali Murid
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordi...
Loading...
Pulau Rakyat
(Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution,
S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordinasi Standar Kompetensi Lulusan
(SKL) bersama Ketua Komite Madrasah, Razali Siagian, dan seluruh wali murid
kelas 6 pada Sabtu pagi (18/20). Kegiatan yang menjadi agenda tahunan ini
dilaksanakan dengan khidmat di ruang kelas sementara yang bertempat di TK
Al-Hidayah.
Dalam
sambutannya, Ummiati Nasution menyampaikan bahwa sebagai langkah awal untuk
mempererat silaturahmi, ia meminta izin untuk memperkenalkan diri secara resmi
agar komunikasi antara pihak madrasah dan wali murid dapat berjalan dengan
lebih harmonis di masa mendatang.
Selain memperkenalkan diri, Ummiati
menekankan pentingnya kolaborasi yang kuat demi mencapai target kompetensi yang
telah ditetapkan. Ia menyatakan bahwa peran orang tua sangat menentukan keberhasilan
siswa dalam menempuh rangkaian ujian yang sudah di depan mata.
“Marilah kita bangun kerjasama yang baik diantara
pihak madrasah dan orang tua demi kemajuan siswa-siswi kita, karena peran bapak
dan ibu sangat menentukan keberhasilan anak-anak kita dalam menghadapi ujian mendatang,”
tegas Ummiati.
Poin utama yang menjadi pembahasan adalah
pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dijadwalkan pada tanggal 22 April 2026 mendatang. Ummiati
mengimbau agar para orang tua memberikan perhatian khusus terhadap kesiapan
belajar anak di rumah agar hasil yang dicapai dapat maksimal.
“Kami berharap bapak dan ibu dapat memantau
jam belajar anak-anak, mengingat pelaksanaan ujian TKA akan segera kita
laksanakan pada tanggal 22 ini,” kata Ummiati dalam arahannya.
Tak hanya mengenai TKA, rapat tersebut juga
memaparkan rangkaian agenda pendidikan lainnya, termasuk pelaksanaan Sumatif
Akhir Semester (SAS) genap. Ummiati menjelaskan bahwa nilai sumatif ini
merupakan bagian integral dari penilaian akhir yang akan menentukan nilai rapor
siswa di semester terakhir.
Setelah melewati tahapan sumatif, para siswa
kelas 6 akan menghadapi tantangan terbesar mereka, yaitu Ujian Madrasah (UM).
Ummiati menyampaikan bahwa Ujian Madrasah ini adalah momen penentu standar
kompetensi lulusan yang harus dilalui dengan integritas dan persiapan yang
matang.
Diwaktu yang sama, Ummiati Nasution
menekankan bahwa Ujian Madrasah bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan
tolak ukur sejauh mana siswa mampu menyerap ilmu selama enam tahun di MIN 3
Asahan. Pihak madrasah pun telah menyiapkan jadwal pendalaman materi guna
mendukung hal tersebut.
Selain urusan akademik, kesehatan siswa
menjadi perhatian utama dalam rapat koordinasi
tersebut. Ummiati mengingatkan bahwa perubahan cuaca yang tidak menentu dapat
memengaruhi kondisi fisik siswa, sehingga asupan nutrisi dan waktu istirahat
harus tetap terjaga dengan baik.
“Saya berpesan dengan sangat agar bapak dan
ibu senantiasa menjaga kesehatan anak-anak kita, jangan sampai ada yang jatuh
sakit saat rangkaian ujian berlangsung,” tuturnya.
Ummiati juga menambahkan bahwa kondisi fisik
yang prima adalah modal utama bagi siswa untuk bisa berkonsentrasi penuh saat
mengerjakan soal-soal ujian yang diberikan nantinya. Terkait teknis
pelaksanaan, Ummiati menginformasikan kebijakan mengenai perlengkapan ujian. Ia
menyampaikan bahwa segala macam kebutuhan alat tulis dan perlengkapan ujian
lainnya difasilitasi secara mandiri oleh orang tua masing-masing siswa.
“Untuk memastikan anak-anak merasa nyaman dan
terbiasa dengan alat tulisnya sendiri, kami meminta agar segala perlengkapan
ujian difasilitasi oleh orang tua masing-masing sesuai standar yang
ditetapkan,” jelas Ummiati.
Di sisi lain, Ketua Komite Madrasah, Razali Siagian,
menyatakan dukungannya terhadap kebijakan yang diambil oleh pihak madrasah. Ia
mengajak seluruh orang tua untuk sepakat dan berkomitmen memberikan dukungan
penuh, baik secara moril maupun materil. Razali menambahkan bahwa meskipun saat ini
kegiatan belajar mengajar dan rapat masih menumpang di TK Al-Hidayah, hal
tersebut tidak boleh menyurutkan semangat juang para siswa kelas 6 untuk
mengejar prestasi dan kelulusan yang memuaskan.
Menutup pertemuan tersebut, Ummiati Nasution
kembali mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan kerja sama para wali murid.
Ia berharap koordinasi ini
menjadi awal yang baik bagi kelulusan angkatan tahun ini dengan hasil yang tidak mengecewakan. Rapat berakhir dengan tertib
seiring dengan kesepakatan bersama antara pihak MIN 3 Asahan dan komite untuk
terus mengawal proses belajar siswa hingga pengumuman kelulusan tiba. (Wh)
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordi...
Pulau Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, menghadiri kegiatan supervisi manajerial yang dip...
Pulau Rakyat (Humas) – Mengawali hari kerja pertama setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 A...