Loading...

  • Senin, 20 April 2026

Jelang TKA dan Ujian Madrasah, MIN 3 Asahan Mantapkan Persiapan Lewat Rakor Bersama Wali Murid

Kepala Madrasah sedang memimpin rapat koordinasi dengan orang tua siswa kelas 6

Pulau  Rakyat (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya Rapat Koordinasi Standar Kompetensi Lulusan (SKL) bersama Ketua Komite Madrasah, Razali Siagian, dan seluruh wali murid kelas 6 pada Sabtu pagi (18/20). Kegiatan yang menjadi agenda tahunan ini dilaksanakan dengan khidmat di ruang kelas sementara yang bertempat di TK Al-Hidayah.

Dalam sambutannya, Ummiati Nasution menyampaikan bahwa sebagai langkah awal untuk mempererat silaturahmi, ia meminta izin untuk memperkenalkan diri secara resmi agar komunikasi antara pihak madrasah dan wali murid dapat berjalan dengan lebih harmonis di masa mendatang.

Selain memperkenalkan diri, Ummiati menekankan pentingnya kolaborasi yang kuat demi mencapai target kompetensi yang telah ditetapkan. Ia menyatakan bahwa peran orang tua sangat menentukan keberhasilan siswa dalam menempuh rangkaian ujian yang sudah di depan mata.

“Marilah kita bangun kerjasama yang baik diantara pihak madrasah dan orang tua demi kemajuan siswa-siswi kita, karena peran bapak dan ibu sangat menentukan keberhasilan anak-anak kita dalam menghadapi ujian mendatang,” tegas Ummiati.

Poin utama yang menjadi pembahasan adalah pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dijadwalkan pada tanggal 22 April 2026 mendatang. Ummiati mengimbau agar para orang tua memberikan perhatian khusus terhadap kesiapan belajar anak di rumah agar hasil yang dicapai dapat maksimal.

“Kami berharap bapak dan ibu dapat memantau jam belajar anak-anak, mengingat pelaksanaan ujian TKA akan segera kita laksanakan pada tanggal 22 ini,” kata Ummiati dalam arahannya.

Tak hanya mengenai TKA, rapat tersebut juga memaparkan rangkaian agenda pendidikan lainnya, termasuk pelaksanaan Sumatif Akhir Semester (SAS) genap. Ummiati menjelaskan bahwa nilai sumatif ini merupakan bagian integral dari penilaian akhir yang akan menentukan nilai rapor siswa di semester terakhir.

Setelah melewati tahapan sumatif, para siswa kelas 6 akan menghadapi tantangan terbesar mereka, yaitu Ujian Madrasah (UM). Ummiati menyampaikan bahwa Ujian Madrasah ini adalah momen penentu standar kompetensi lulusan yang harus dilalui dengan integritas dan persiapan yang matang.

Diwaktu yang sama, Ummiati Nasution menekankan bahwa Ujian Madrasah bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan tolak ukur sejauh mana siswa mampu menyerap ilmu selama enam tahun di MIN 3 Asahan. Pihak madrasah pun telah menyiapkan jadwal pendalaman materi guna mendukung hal tersebut.

Selain urusan akademik, kesehatan siswa menjadi perhatian utama dalam rapat koordinasi tersebut. Ummiati mengingatkan bahwa perubahan cuaca yang tidak menentu dapat memengaruhi kondisi fisik siswa, sehingga asupan nutrisi dan waktu istirahat harus tetap terjaga dengan baik.

“Saya berpesan dengan sangat agar bapak dan ibu senantiasa menjaga kesehatan anak-anak kita, jangan sampai ada yang jatuh sakit saat rangkaian ujian berlangsung,” tuturnya.

Ummiati juga menambahkan bahwa kondisi fisik yang prima adalah modal utama bagi siswa untuk bisa berkonsentrasi penuh saat mengerjakan soal-soal ujian yang diberikan nantinya. Terkait teknis pelaksanaan, Ummiati menginformasikan kebijakan mengenai perlengkapan ujian. Ia menyampaikan bahwa segala macam kebutuhan alat tulis dan perlengkapan ujian lainnya difasilitasi secara mandiri oleh orang tua masing-masing siswa.

“Untuk memastikan anak-anak merasa nyaman dan terbiasa dengan alat tulisnya sendiri, kami meminta agar segala perlengkapan ujian difasilitasi oleh orang tua masing-masing sesuai standar yang ditetapkan,” jelas Ummiati.

Di sisi lain, Ketua Komite Madrasah, Razali Siagian, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan yang diambil oleh pihak madrasah. Ia mengajak seluruh orang tua untuk sepakat dan berkomitmen memberikan dukungan penuh, baik secara moril maupun materil. Razali menambahkan bahwa meskipun saat ini kegiatan belajar mengajar dan rapat masih menumpang di TK Al-Hidayah, hal tersebut tidak boleh menyurutkan semangat juang para siswa kelas 6 untuk mengejar prestasi dan kelulusan yang memuaskan.

Menutup pertemuan tersebut, Ummiati Nasution kembali mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan kerja sama para wali murid. Ia berharap koordinasi ini menjadi awal yang baik bagi kelulusan angkatan tahun ini dengan hasil yang tidak mengecewakan. Rapat berakhir dengan tertib seiring dengan kesepakatan bersama antara pihak MIN 3 Asahan dan komite untuk terus mengawal proses belajar siswa hingga pengumuman kelulusan tiba. (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post