MIN 5 Asahan Gelar Upacara Hardiknas: Perkuat Sinergi Demi Mewujudkan Pendidikan Bermutu
Keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Ha...
Loading...
Hessa Perlompongan (Humas). Madrasah
Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan hari ini sabtu 16 agustus mencapai puncak perayaan Hari
Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Memasuki hari ketiga sekaligus hari
terakhir perlombaan, antusiasme siswa tidak surut. Dua lomba unik yang
diperuntukkan bagi siswa kelas 5 dan 6, yaitu joget balon dan mengambil
air dengan topeng kerucut, sukses menjadi penutup rangkaian acara dengan
penuh tawa dan kebersamaan.
Lomba joget balon menjadi agenda pertama di
hari penutup ini. Para peserta dari kelas 5 dan 6 berpasangan, lalu menjepit
balon di antara dahi mereka. Tantangannya adalah mereka harus berjoget
mengikuti irama lagu anak-anak tanpa menjatuhkan atau memecahkan balon.
Berbeda dengan peserta
dari kelas yang lebih rendah, siswa kelas atas terlihat lebih serius dan strategis
dalam menjaga balon mereka. Namun, hal itu tidak mengurangi kelucuan saat
mereka harus mengatur gerakan agar tetap seirama. Beberapa pasangan terlihat
sangat kompak, bergerak lincah dan berhasil menjadi pemenang. Sementara itu,
beberapa pasangan lain kesulitan dan balon mereka meletus, mengundang gelak
tawa dari seluruh penonton. Lomba ini tidak hanya menguji kekompakan tim,
tetapi juga mengajarkan pentingnya koordinasi dan kerja sama.
Setelah lomba joget
balon, dilanjutkan dengan lomba yang tak kalah seru dan unik: mengambil air dengan topeng kerucut.
Lomba ini mengundang sorak sorai dan tawa dari penonton. Setiap peserta
diwajibkan mengenakan topeng berbentuk kerucut yang terbuat dari kertas karton.
Topeng itu memiliki lubang kecil di bagian bawahnya, yang harus mereka gunakan
untuk mengambil air dari sebuah ember dan memindahkannya ke dalam botol kosong.
Lomba ini menguji
ketangkasan, kesabaran, dan konsentrasi tinggi. Para siswa kelas 5 dan 6 harus
menunduk dengan hati-hati dan mengarahkan lubang kecil pada topeng untuk
menampung air. Sering kali, air yang sudah diambil tumpah kembali sebelum
sampai ke botol. Pemandangan ini membuat penonton tertawa terbahak-bahak. Lomba
ini mengajarkan mereka untuk teliti, tidak terburu-buru, dan pantang menyerah.
Rangkaian perlombaan 17 Agustusan di MIN 5 Asahan resmi berakhir hari ini. Kegiatan ditutup, seluruh warga madrasah berharap, kegiatan ini akan menjadi kenangan indah yang mempererat tali persaudaraan dan menumbuhkan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia.(nm)
Keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Ha...
Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan sukses menyelenggarakan Tes Kemampuan Akdemik (TKA) tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan yang berlangs...
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan pada Senin pagi (30/03/2026). Setelah menikmati....