MIN 5 Asahan Gelar Upacara Hardiknas: Perkuat Sinergi Demi Mewujudkan Pendidikan Bermutu
Keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Ha...
Loading...
Hessa
Perlompongan Humas. Suasana meriah dan
penuh warna menyelimuti Madrasah Ibtidaiyah Negeri 5 Asahan dalam perayaan Hari
Guru Nasional 2024. Seluruh dewan guru tampil memukau dengan mengenakan pakaian
adat dari berbagai daerah di Indonesia, menciptakan harmoni yang indah dalam
keberagaman budaya.
Upacara
bendera yang berlangsung khidmat menjadi pembuka rangkaian acara. Lapangan
upacara seolah-olah menjadi panggung peragaan busana mini, menampilkan kekayaan
warisan budaya Nusantara. Mulai dari kebaya khas Jawa, ulos Batak yang elegan,
hingga pakaian adat Bali,Padang,dan Melayu semuanya terpajang dengan anggun di
tubuh para guru.
Bertindak sebagai Pembina upacara
Kepala MIN 5 Asahan Drs.Hasan Tua, M.Pd.I, yang dalam kesempatan tersebut
menggunakan pakaian adat melayu dalam amanatnya Beliau membacakan Pidato
Menteri Agama Repuplik Indonesia yang bertema Guru Berdaya Indonesia Jaya yang
inti dari pesan-pesan penting itu “Guru berdaya adalah mereka
yang
tidak hanya memiliki kompetensi dalam bidang akademik, tetapi
juga mampu menginspirasi, berinovasi, dan menjadi
agen
perubahan. Guru yang berdaya
mampu menggunakan teknologi
untuk memperkaya pembelajaran, menghidupkan nilai-nilai karakter dalam proses pendidikan, dan menjadikan dirinya
teladan bagi
murid-muridnya. Ketika
guru
berdaya, maka Indonesia jaya bukanlah
sekadar slogan, melainkan
visi
yang dapat diwujudkan. Bangsa yang
kuat adalah bangsa
yang
memiliki generasi
muda berkarakter tangguh, berpikir kritis, dan berdaya saing
global. Semua
itu
bermula dari tangan-tangan
guru
yang berdedikasi”.
Selanjutnya beliau juga menyampaikan
kekaguman atas antusiasme para guru dalam memeriahkan peringatan Hari Guru.
"Tema pakaian adat ini dipilih sebagai bentuk penghormatan terhadap
keberagaman budaya Indonesia.," ujarnya. Beliau juga menambahkan bahwa
kegiatan ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antar guru dan
meningkatkan semangat dalam menjalankan tugas mulia sebagai pendidik.
Penggunaan pakaian adat dalam
peringatan Hari Guru 2024 memiliki makna yang sangat mendalam. Selain sebagai
bentuk pelestarian budaya, pakaian adat juga melambangkan identitas dan jati
diri bangsa Indonesia. Dengan mengenakan pakaian adat, para guru ingin
menunjukkan kepada siswa-siswi bahwa mereka adalah bagian dari bangsa yang kaya
akan keberagaman budaya.
Dengan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya bangsa, para guru MIN 5 Asahan berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik bagi anak didik. Mereka percaya bahwa dengan pendidikan yang berkualitas, generasi muda Indonesia akan mampu menghadapi tantangan masa depan dan membawa bangsa ini menuju kejayaan.(nm)
Keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Ha...
Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan sukses menyelenggarakan Tes Kemampuan Akdemik (TKA) tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan yang berlangs...
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan pada Senin pagi (30/03/2026). Setelah menikmati....