Loading...

  • Sabtu, 16 Mei 2026

Beri Sambutan Pada Seminar Kurikulum Cinta, Kakankemenag Asahan: Membangun karakter Berbasis Kasih Sayang

sambutan

Kisaran (Humas). Kakankemenag (Kepala Kantor Kementerian Agama) Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, MA. Beri Sambutan Pada Seminar Implementasi Kurikulum Cinta di Madrasah, Rabu (16/07/2025).

Seminar ini diselenggarakan dalam rangka memperingati hari lahir PGM (Perkumpulan Guru Madrasah) Indonesia ke 17 Tahun 2025 di Aula YPQ Kisaran dihadiri oleh ratusan guru dari madrasah yang ada di Kabupaten Asahan.

Dalam sambutannya Kakankemenag Asahan mengatakan bahwa beberapa poin penting terkait implementasi kurikulum cinta salah satunya adalah membangun karakter berbasis kasih sayang dan meningkatkan toleransi antar umat bergama.

“sebagaimana kita ketahui bersama bahwa implementasi kurikulum cinta merupakan upaya memasukkan nilai-nilai cinta dan kasih sayang dan toleransi dalam sistem pendidikan khususnya dalam konteks pendidikan agama. Oleh karena itu ada poin penting yang kita ambil dari hal ini yakni membangun karakter berbasis kasih sayang dan meningkatkan toleransi antarumat beragama”, jelas Abdul Manan.

Menurutnya saat ini pendidikan karakter harus ditingkatkan dan dikuatkan kepada peserta didik, melalui karakter berbasis kasih sayang yang berfokus pada pembentukan karakter yang lebih humanis, empatik dan berakhlak mulia.

Hal ini lah yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi perkembangan pendidikan di era digital yang begitu cepat dan mudah diakses dari gadget pada anak didik kita.

Kedua meningkatkan toleransi antarumat beragama, hanya dengan memahami nilai-nilai keagamaan yang diyakininya dan menghormati keyakinan agama orang lain bisa mengurangi konflik sosial berbasis agama terutama dikalangan remaja.

Untuk itu menanggapi hal ini dibutuhkan kesiapan guru dan pemahaman yang baik tentang kurikulum cinta, hari ini salah satu upaya itu sedang dilakukan yakni seminar bagi guru-guru madrasah.

Tidak hanya itu Abdul Manan juga menegaskan peran penting guru harus didukung dengan berbagai langkah-langkah implementasi yakni membangun relasi yang positif, evaluasi berkelanjutan dan tentu perubahan pola pikir bagaimana pendidik perlu memiliki pemahaman yang mendalam tentang kurikulum cinta dan mengubah cara pandang mereka dalam proses belajar mengajar.

Tampak hadir Kasi Pendmad Dr. Hj. Sri Muchlis, M.I.Kom., Ketua PGM Indonesia Kabupaten Asahan Dr. H. Hadira Fitra, MA., Pengawas Madrasah serta tamu undangan lainnya.(FR)   

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 05 May 2024
Lihat Semua Post