Kakankemenag Asahan Hadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolres
Bhayangkara ke 80 tahun 2026
Loading...
Kisaran
(Humas). Kakankemenag (Kepala Kantor Kementerian Agama) Kabupaten Asahan H.
Abdul Manan, MA. Beri Sambutan Pada Seminar Implementasi Kurikulum Cinta di
Madrasah, Rabu (16/07/2025).
Seminar
ini diselenggarakan dalam rangka memperingati hari lahir PGM (Perkumpulan Guru
Madrasah) Indonesia ke 17 Tahun 2025 di Aula YPQ Kisaran dihadiri oleh ratusan
guru dari madrasah yang ada di Kabupaten Asahan.
Dalam
sambutannya Kakankemenag Asahan mengatakan bahwa beberapa poin penting terkait
implementasi kurikulum cinta salah satunya adalah membangun karakter berbasis
kasih sayang dan meningkatkan toleransi antar umat bergama.
“sebagaimana
kita ketahui bersama bahwa implementasi kurikulum cinta merupakan upaya
memasukkan nilai-nilai cinta dan kasih sayang dan toleransi dalam sistem
pendidikan khususnya dalam konteks pendidikan agama. Oleh karena itu ada poin
penting yang kita ambil dari hal ini yakni membangun karakter berbasis kasih
sayang dan meningkatkan toleransi antarumat beragama”, jelas Abdul Manan.
Menurutnya
saat ini pendidikan karakter harus ditingkatkan dan dikuatkan kepada peserta didik,
melalui karakter berbasis kasih sayang yang berfokus pada pembentukan karakter
yang lebih humanis, empatik dan berakhlak mulia.
Hal
ini lah yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi perkembangan pendidikan di era
digital yang begitu cepat dan mudah diakses dari gadget pada anak didik kita.
Kedua
meningkatkan toleransi antarumat beragama, hanya dengan memahami nilai-nilai
keagamaan yang diyakininya dan menghormati keyakinan agama orang lain bisa
mengurangi konflik sosial berbasis agama terutama dikalangan remaja.
Untuk
itu menanggapi hal ini dibutuhkan kesiapan guru dan pemahaman yang baik tentang
kurikulum cinta, hari ini salah satu upaya itu sedang dilakukan yakni seminar
bagi guru-guru madrasah.
Tidak
hanya itu Abdul Manan juga menegaskan peran penting guru harus didukung dengan
berbagai langkah-langkah implementasi yakni membangun relasi yang positif,
evaluasi berkelanjutan dan tentu perubahan pola pikir bagaimana pendidik perlu
memiliki pemahaman yang mendalam tentang kurikulum cinta dan mengubah cara
pandang mereka dalam proses belajar mengajar.
Tampak
hadir Kasi Pendmad Dr. Hj. Sri Muchlis, M.I.Kom., Ketua PGM Indonesia Kabupaten Asahan Dr. H.
Hadira Fitra, MA., Pengawas Madrasah serta tamu undangan lainnya.(FR)
Bhayangkara ke 80 tahun 2026
khitan massal
audiensi