Loading...

  • Jumat, 15 Mei 2026

BAP BOS Cut OFF Emis, Kakankemenag Asahan Tekankan Pemutakhiran Digitalisasi Tatakelola

foto

Kisaran (Humas). Kakankemenag (Kepala Kantor Kementerian Agama) Kabupaten Asahan H. Abdul Manan, MA. Berikan Bimbingan dan Arahan Pada BAP BOS Cut Off Emis, Senin (15/09/2025).

BAP BOS Cut Off Emis merujuk pada batas waktu pengisian dan pengunggahan data pada portal EMIS (Education Management Information System) Kementerian Agama yang menjadi dasar perhitungan alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan Raudhatul Athfal (BOPRA) untuk cut off 30 September 2025.

Dalam bimbingan dan arahannya Kakankemenag Asahan yang didampingi Kasi Penmad Dr. Hj. Sri Muchlis, M.I.Kom., mengatakan bahwa penting pemutakhiran data EMIS sangat vital untuk mendukung tata kelola pendidikan madrasah yang berbasis data akurat dan menerapkan asta protas Kemenag.

“pemutakhiran data EMIS sangat penting untuk mendukung tata kelola pendidikan madrasah yang berbasis data akurat pada masing-masing madrasah baik RA, MI dan MTs khususnya di Kabupaten Asahan yang merupakan bagian implementasi asta protas Kemenag yakni digitalisasi tata kelola”, jelas Abdul Manan.

Menurutnya pada penerapan proses penggunaan teknologi dan data digital untuk meningkatkan efisiensi, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan admnistrasi secara manajerial pada setiap satuan kerja termasuk madrasah.

Dalam digitalisasi tata kelola mampu menyederhanakan proses administrasi, mempercepat layanan publik dan juga memfasilitasi pengambilan keputusan berbasis data yang semuanya itu sangat dibutuhkan pada era saat ini yang menuntut serba cepat dan efektif efisien.

Selain itu dalam meningkatkan akuntabilitas untuk memudahkan pemantauan dan evaluasi kinerja Kemenag Asahan serta menjamin akuntabilitas melalui bukti administrasi yang mudah di akses.

Untuk itu madrasah perlu memastikan kevalidan pada setiap data yang diinput misal jumlah siswa harus sesuai jangan sampai ada yang tidak masuk disaat penginputan pada aplikasi EMIS.

Terkahir Abdul Manan berharap dengan terlaksananya kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas digitalisasi tata kelola pada setiap madrasah yang ada di Kabupaten Asahan.

Kegiatan ini dilaksanakan pada zona satu yang diikuti oleh 46 madrasah tingkat RA, MI dan MTs dari Kecamatan Aek Ledong, Rahuning, Pulau Rakyat, Bandar Pulau dan Aek Songsongan dengan tuan rumah RA Ar Rahmah Rahuning.(FR)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 05 May 2024
Lihat Semua Post