Loading...

  • Selasa, 13 Oktober 2026

Tingkatkan Kemampuan Berhitung, Siswa Kelas 1C mengikuti Supervisi Pembelajaran Materi Pengurangan

Pelaksanaan pembelajaran matematika di kelas 1C

Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran serta mengembangkan kreativitas peserta didik sejak dini, siswa kelas 1C MIN 10 Asahan melaksanakan kegiatan supervisi pembelajaran dengan materi pengurangan. Kegiatan ini berlangsung dengan suasana yang menyenangkan, interaktif, dan edukatif melalui pemanfaatan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) sebagai media pembelajaran. Senin (12/10/2026)

Pembelajaran tersebut dipandu oleh guru kelas 1C, Nujha Nirwana Damanik, M.Pd., yang berupaya menghadirkan proses belajar matematika secara kreatif, menarik, dan mudah dipahami oleh peserta didik. Melalui pembelajaran ini, siswa tidak hanya dilatih untuk memahami konsep dasar pengurangan, tetapi juga dibimbing agar mampu berpikir logis, teliti, mandiri, dan percaya diri dalam menyelesaikan soal-soal yang diberikan.

Materi pengurangan merupakan salah satu dasar penting dalam pembelajaran matematika di kelas awal. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa kelas 1 agar materi dapat dipahami dengan baik. Dalam kegiatan ini, Nujha Nirwana Damanik, M.Pd. memanfaatkan LKPD sebagai media latihan yang membantu siswa memahami materi secara bertahap melalui soal-soal yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan mereka.

Pelaksanaan supervisi pembelajaran menjadi salah satu upaya untuk memantau sekaligus meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di madrasah. Melalui kegiatan supervisi, proses pembelajaran dapat diamati dan dievaluasi, mulai dari perencanaan pembelajaran, penyampaian materi, pemanfaatan media, keterlibatan siswa, hingga pengelolaan suasana kelas.

Dalam proses pembelajaran di kelas 1C, para siswa terlihat antusias mengikuti arahan guru. Setelah menerima lembar soal LKPD, mereka mulai mengerjakan latihan pengurangan dengan penuh semangat dan berusaha menyelesaikan setiap soal secara mandiri. Guru memberikan penjelasan, arahan, dan pendampingan kepada siswa yang mengalami kesulitan agar seluruh peserta didik memperoleh kesempatan untuk memahami materi dengan baik.

Penggunaan LKPD memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Melalui latihan yang tersedia, siswa dibiasakan membaca soal, memahami instruksi, menentukan langkah penyelesaian, serta memeriksa kembali jawaban mereka. Aktivitas tersebut tidak hanya membantu meningkatkan keterampilan berhitung, tetapi juga melatih konsentrasi, ketelitian, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas.

Nujha Nirwana Damanik, M.Pd. juga berupaya menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan agar siswa tidak merasa takut ketika menghadapi soal matematika. Siswa didorong untuk berani mencoba, bertanya apabila belum memahami materi, serta terus berlatih untuk memperoleh hasil yang lebih baik. Pendekatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan membangun pandangan positif siswa terhadap pembelajaran matematika.

Kepala Madrasah Sartiji S.Pd.I.,M.M mengatakan, kegiatan supervisi ini sekaligus menjadi sarana evaluasi dan refleksi untuk terus mengembangkan metode pembelajaran yang lebih efektif dan inovatif. Melalui pengamatan terhadap proses belajar mengajar, diharapkan guru dapat mengetahui aspek-aspek yang sudah berjalan dengan baik serta hal-hal yang masih perlu ditingkatkan demi memenuhi kebutuhan belajar peserta didik.

Pembelajaran yang kreatif tidak selalu harus menggunakan media yang rumit. Pemanfaatan LKPD yang dirancang dengan baik dapat menjadi salah satu sarana untuk membantu siswa belajar secara terarah, aktif, dan mandiri. Dengan perpaduan antara penjelasan guru, latihan soal, serta pendampingan yang tepat, materi pengurangan dapat dipelajari secara lebih menyenangkan dan bermakna.

Melalui kegiatan ini, MIN 10 Asahan terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan dengan menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, inovatif, dan berpusat pada peserta didik. Kegiatan supervisi di kelas 1C diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi guru sekaligus perkembangan kemampuan akademik siswa.

Dengan semangat dan dedikasi guru dalam mendampingi peserta didik, pembelajaran di MIN 10 Asahan diharapkan semakin berkembang dan mampu menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, mandiri, serta berakhlak mulia. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun pengalaman belajar yang positif sejak dini, sehingga siswa semakin termotivasi untuk belajar dan meraih prestasi di masa mendatang.(na)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 18 May 2024
Lihat Semua Post