Loading...

  • Minggu, 26 April 2026

Tim Tari MIN 10 Asahan Raih Juara 2 Lomba Tari Kreasi Tabagsel

penyerahan hadiah dan trophy kepada siswa min 10 Asahan

Kisaran (Humas) Semangat melestarikan budaya dan menggali potensi seni sejak dini kembali membuahkan hasil membanggakan. Tim tari dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 10 Asahan sukses meraih Juara 2 dalam ajang Lomba Tari Kreasi Etnis Tabagsel yang digelar dalam rangkaian Pesta Seni Budaya Daerah (PSBD) Kabupaten Asahan 2025. Rabu (15/10/2025)

Kompetisi yang berlangsung di Lapangan Sopo Godang Tabagsel Asahan, itu menjadi panggung bergengsi bagi generasi muda dari berbagai sekolah dan sanggar seni di wilayah Asahan untuk menampilkan kreativitas mereka dalam seni tari berbasis budaya lokal, khususnya dari etnis Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).

Tim tari MIN 10 Asahan yang beranggotakan siswa-siswi kelas 5 tampil memukau dengan membawakan tari kreasi berjudul "Sitogol", yang menggabungkan unsur tradisional Mandailing dengan gerakan kontemporer yang dinamis namun tetap sarat makna budaya. Dengan balutan kostum khas dan iringan musik etnik yang membangkitkan semangat, penampilan mereka berhasil mencuri perhatian dewan juri dan penonton.

“Kami bangga bisa membawa pulang Juara 2. Ini hasil dari latihan keras dan semangat anak-anak untuk mengenal serta mencintai budaya daerahnya sendiri,” ungkap pelatih tari di MIN 10 Asahan, Nina Adelya S.Pd, penuh rasa haru.

Persiapan menuju lomba ini tidaklah mudah. Selama lebih dari satu bulan, tim tari rutin berlatih, bahkan hingga sore hari. Tak hanya mengasah teknik tari, para siswa juga dibekali pemahaman tentang nilai-nilai budaya yang terkandung dalam tarian yang mereka bawakan.

Kepala MIN 10 Asahan, Sartiji S.Pd.I.,M.M mengungkapkan apresiasinya atas prestasi gemilang ini. “Kemenangan ini bukan hanya soal trofi atau peringkat, tapi soal bagaimana anak-anak kita belajar mencintai budaya sendiri dan berani tampil di hadapan publik. Ini adalah bagian dari pendidikan karakter yang kami tekankan di madrasah,” ujarnya.

Penampilan tim tari MIN 10 Asahan mendapat apresiasi langsung dari juri yang berasal dari kalangan akademisi seni, budayawan, dan praktisi tari profesional. Menurut salah satu juri, tim tersebut menampilkan koreografi yang solid, ekspresi yang kuat, serta penguasaan panggung yang menunjukkan kesiapan dan dedikasi luar biasa.

Tidak hanya mengharumkan nama madrasah, kemenangan ini juga menumbuhkan semangat dan rasa percaya diri di kalangan siswa. Salah satu anggota tim, Assyifah (kelas 5), mengaku sangat senang bisa ikut serta. “Awalnya gugup, tapi begitu musik mulai, saya merasa bangga bisa tampil membawakan budaya Mandailing. Apalagi kami bisa dapat juara,” katanya dengan mata berbinar.

Prestasi ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi siswa MIN 10 Asahan lainnya untuk terus menggali dan mengembangkan potensi di bidang seni, budaya, dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya. Madrasah pun berkomitmen untuk terus mendukung program seni dan budaya sebagai bagian penting dari pembentukan karakter siswa.

“Kami akan terus mendampingi anak-anak agar tak hanya cerdas secara akademik, tapi juga kaya secara budaya dan berani menunjukkan identitasnya sebagai generasi penerus bangsa,” tutup Kepala Madrasah dengan penuh optimisme.(na)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 18 May 2024
Lihat Semua Post