Tak Hanya Berdakwah, IPARI Asahan Siap Turun Langsung Lestarikan Mangrove
Dalam rangka menyambut Hari Lahir ke-3 Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia, Pengurus inti penyuluh agama menggelar rapat koordinasi gun...
Loading...
Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 20 Mei 2026 bertempat di ruang konsultasi dan inspiransi Kementerian Agama Kabupaten Asahan dengan dihadiri Pengurus Inti IPARI Asahan, termasuk Hasliza Lubis sebagai peserta rapat.
Rapat ini dilaksanakan sebagai persiapan menyambut rangkaian Harlah ke-3 IPARI Asahan sekaligus memperkuat komitmen penyuluh agama dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui pendekatan ekoteologi. Dalam pertemuan tersebut, peserta membahas berbagai persiapan teknis pelaksanaan kegiatan penanaman mangrove yang direncanakan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan instansi terkait.
Pembahasan rapat meliputi penentuan tanggal serta lokasi kegiatan, pembagian tugas panitia, teknis pelaksanaan penanaman mangrove, hingga strategi pelibatan masyarakat agar kegiatan berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan pesisir. Suasana rapat berlangsung aktif dan penuh semangat kebersamaan, di mana setiap peserta turut memberikan saran dan masukan demi suksesnya kegiatan.
Hasliza Lubis menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah positif dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat peran penyuluh agama di tengah masyarakat. Menurutnya, menjaga alam merupakan bagian dari tanggung jawab bersama yang juga diajarkan dalam nilai-nilai keagamaan.
Melalui kegiatan aksi ekoteologi pelestarian mangrove ini, IPARI Asahan berharap dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam serta membangun kesadaran bahwa pelestarian lingkungan merupakan bentuk ibadah dan kepedulian terhadap generasi masa depan.
Dalam rangka menyambut Hari Lahir ke-3 Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia, Pengurus inti penyuluh agama menggelar rapat koordinasi gun...