Enam Siswa MIN 10 Asahan Siap Jadi Perwakilan OBA Kabupaten Asahan 2026, Kamad Berikan Apresiasi
Kisaran (Humas) Kebanggaan besar dirasakan keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 10 Asahan setelah enam peserta didiknya resmi din...
Loading...
Kompetisi bergengsi yang diikuti ratusan pelajar dari berbagai sekolah dasar dan madrasah di seluruh Sumatera Utara ini menjadi ajang adu kemampuan dalam bidang sains dan Matematika. Dalam kategori Matematika, Ratu menunjukkan kemampuan luar biasa dengan menempati peringkat ke-7 dan berhak membawa pulang medali perak — sebuah pencapaian yang membanggakan tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi madrasah dan daerah Asahan.
Kepala MIN 10 Asahan, Sartiji S.Pd,I.,M.M menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi yang diraih Ratu.
“Kami sangat bangga atas pencapaian Zahratu Nida Adzkia. Raihan medali perak di Olimpiade POSI ini menunjukkan bahwa semangat belajar, kerja keras, dan dukungan semua pihak dapat menghasilkan prestasi luar biasa. Semoga keberhasilan ini memotivasi peserta didik lainnya untuk terus berjuang dan berprestasi,” ujarnya.
Ratu sendiri mengungkapkan bahwa Matematika merupakan pelajaran favoritnya sejak dini.
“Saya senang belajar Matematika karena selalu menantang. Soal-soalnya sulit, tapi seru untuk dipecahkan. Saat lomba, saya sempat gugup karena pesertanya banyak, tapi saya berusaha fokus dan berdoa agar hasilnya terbaik,” tutur Ratu dengan penuh semangat.
Orang tua yang selalu mendukung juga turut bangga atas pencapaian yang diraih oleh Ratu. “Ratu selalu berusaha memahami konsep, bukan hanya menghafal rumus. Setiap hari ia berlatih soal-soal olimpiade dan tidak mudah menyerah ketika menemui kesulitan. Hasil ini adalah buah dari kerja keras dan konsistensinya,” ucap ibu ratu.
Olimpiade POSI sendiri merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Pelatihan Olimpiade Sains Indonesia, dengan tujuan untuk mengembangkan potensi akademik siswa serta mempersiapkan generasi muda Indonesia yang unggul dalam bidang sains dan teknologi. Dalam kompetisi bidang Matematika, para peserta diuji dalam hal logika, analisis pola, serta kemampuan pemecahan masalah tingkat tinggi.
Keberhasilan Ratu membawa medali perak menjadi bukti nyata bahwa MIN 10 Asahan terus berkomitmen dalam membina peserta didik yang berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Madrasah ini juga bertekad untuk terus memberikan dukungan dan pembinaan bagi siswa-siswi yang memiliki bakat dalam olimpiade sains agar mampu bersaing hingga ke tingkat nasional.
Prestasi Zahratu Nida Adzkia tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MIN 10 Asahan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi peserta didik lain untuk terus berusaha, berprestasi, dan membawa nama baik madrasah ke tingkat yang lebih tinggi.(na)
Kisaran (Humas) Kebanggaan besar dirasakan keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 10 Asahan setelah enam peserta didiknya resmi din...
Kisaran (Humas) Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di Kelas 3A kini tampil lebih menarik dan interaktif melalui penerapan...
Kisaran (Humas) Suasana belajar yang menyenangkan dan penuh antusias tampak di kelas IVB MIN 10 Asahan saat pelajaran Bahasa Indonesia berla...