Loading...

  • Kamis, 08 Oktober 2026

Sempat Alami Kendala Server, Kepala dan Guru MIN 3 Asahan Sukses Ikuti Rangkaian AKGTK 2026

Guru MIN 3 Asahan tampak serius mengerjakan soal AKG 2026

Pulau Rakyat (Humas) — Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., M.Pd., bersama jajaran Tenaga Pendidik MIN 3 Asahan mengikuti rangkaian Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Tahun 2026 yang diselenggarakan secara bergantian di ruang kelas madrasah setempat mulai tanggal 5 hingga 8 Oktober 2026.

​Berdasarkan jadwal resmi AKGTK 2026, rangkaian asesmen ini mencakup berbagai bidang uji per hari, mulai dari Guru Kelas, rumpun PAI (Akidah Akhlak, Bahasa Arab, SKI, Fiqih, Al-Qur'an Hadits), Matematika, hingga bidang studi umum lainnya seperti Literasi, Numerasi, dan Sains, serta evaluasi khusus untuk Kepala Madrasah (Kamad). Meski berjalan dengan tertib, pelaksanaan pada hari pertama (Senin, 05/10/2026) sempat menghadapi sedikit kendala teknis di mana server dari pusat mengalami down yang mempengaruhi jalannya sesi 1 dan 2. Sehingga para peserta harus mengulang pada hari dan tanggal berbeda diluar jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya.

​Saat dimintai keterangan, Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, menyampaikan bahwa rangkaian asesmen yang berlangsung selama empat hari berturut-turut tersebut merupakan momen penting bagi peningkatan mutu pendidikan di madrasah yang ia pimpin. Keikutsertaan para guru dalam ajang nasional ini bukan sekadar kewajiban administratif semata, melainkan sebuah sarana evaluasi diri yang sangat objektif untuk mengukur sejauh mana penguasaan materi ajar dan metode pengajaran yang diterapkan sehari-hari di dalam kelas.

​Ummiati juga menambahkan bahwa tujuan utama dari penyelenggaraan AKG 2026 ini adalah untuk memetakan kompetensi guru secara nasional sekaligus menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan pelatihan lanjutan guna mencetak tenaga pendidik yang adaptif terhadap perkembangan dunia pendidikan modern.

​"Melalui AKG 2026 ini, kami sangat berharap seluruh guru di lingkungan MIN 3 Asahan tidak hanya mampu mengukur kemampuan individu, tetapi juga termotivasi untuk terus mengasah kompetensi pedagogik demi menghadirkan pembelajaran yang interaktif, kreatif, dan menyenangkan bagi para peserta didik di kelas," ujarnya

​Dikesempatan yang sama, Ummiati Nasution menyampaikan bahwa penerapan sistem ujian yang dibagi ke dalam beberapa sesi secara bergiliran dinilai sangat efektif oleh pihak madrasah. Menurutnya, pembagian sesi tersebut mampu mengakomodasi jumlah peserta yang cukup banyak tanpa mengganggu kenyamanan dan ketertiban proses belajar mengajar siswa lainnya yang tetap berlangsung secara kondusif.

Ummiati juga menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pelaksanaan asesmen berbasis komputer mendapat apresiasi positif dari para peserta. Menurut Ummiati, sistem digital yang transparan dan akuntabel dapat memberikan hasil penilaian yang lebih objektif dan akurat, sehingga diharapkan dapat mendukung pengembangan karier guru di masa mendatang.

​“Selain mengukur kemampuan kognitif, kegiatan ini juga menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat solidaritas dan kolaborasi antar-tenaga pendidik di MIN 3 Asahan. Saya melihat para guru saling memberikan dukungan moral, berbagi pengalaman dalam mempersiapkan ujian, serta bersama-sama memperkuat komitmen untuk terus meningkatkan kualitas madrasah yang kita cintai.” ucapnya

“Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini dari hari ke hari hingga puncak pelaksanaan pada 8 Oktober 2026 tentu tidak terlepas dari koordinasi yang solid antara pimpinan madrasah, proktor, teknisi ruangan, dan seluruh dewan guru. Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menjaga kedisiplinan serta melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan sesuai dengan ketentuan dan petunjuk teknis dari Kementerian Agama.” Imbuhnya

​Salah satu guru MIN 3 Asahan yang menjadi peserta AKG 2026, Rosilawati Saragih, menyampaikan harapannya agar seluruh tenaga pendidik dapat memperoleh hasil asesmen yang memuaskan. Ia berharap pengalaman dan wawasan yang diperoleh selama mengikuti AKG dapat diterapkan dalam proses pembelajaran, sehingga mampu mendukung upaya mendidik generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Menurut Rosilawati, keikutsertaannya dalam AKG 2026 merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi para guru. Kegiatan tersebut dinilai mampu memberikan wawasan baru sekaligus menumbuhkan semangat untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan berinovasi dalam mendampingi tumbuh kembang siswa-siswi di madrasah.

“Bagi saya, AKG 2026 bukan sekadar asesmen untuk mengukur kompetensi guru, tetapi juga menjadi dorongan untuk terus berkembang dan memberikan pembelajaran yang lebih baik bagi siswa. Kami berharap semangat belajar dan berinovasi ini dapat terus kami bawa ke madrasah, sehingga kualitas pendidikan di MIN 3 Asahan semakin maju dan mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia,” terang Rosilawati dihadapan Tim Humas madrasah. (Wh)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 21 October 2024
Lihat Semua Post