Sempat Alami Kendala Server, Kepala dan Guru MIN 3 Asahan Sukses Ikuti Rangkaian AKGTK 2026
Pulau Rakyat (Humas) — Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., M.Pd., bersama jajaran Tenaga Pendidik M...
Loading...
Pulau Rakyat (Humas) — Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., M.Pd., bersama jajaran Tenaga Pendidik MIN 3 Asahan mengikuti rangkaian Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Tahun 2026 yang diselenggarakan secara bergantian di ruang kelas madrasah setempat mulai tanggal 5 hingga 8 Oktober 2026.
Berdasarkan jadwal resmi
AKGTK 2026, rangkaian asesmen ini mencakup berbagai bidang uji per hari, mulai
dari Guru Kelas, rumpun PAI (Akidah Akhlak, Bahasa Arab, SKI, Fiqih, Al-Qur'an
Hadits), Matematika, hingga bidang studi umum lainnya seperti Literasi,
Numerasi, dan Sains, serta evaluasi khusus untuk Kepala Madrasah (Kamad). Meski
berjalan dengan tertib, pelaksanaan pada hari pertama (Senin, 05/10/2026)
sempat menghadapi sedikit kendala teknis di mana server dari pusat mengalami down
yang mempengaruhi jalannya sesi 1 dan 2. Sehingga para peserta harus mengulang
pada hari dan tanggal berbeda diluar jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya.
Saat dimintai keterangan,
Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, menyampaikan bahwa rangkaian asesmen
yang berlangsung selama empat hari berturut-turut tersebut merupakan momen penting
bagi peningkatan mutu pendidikan di madrasah yang ia pimpin. Keikutsertaan para
guru dalam ajang nasional ini bukan sekadar kewajiban administratif semata,
melainkan sebuah sarana evaluasi diri yang sangat objektif untuk mengukur
sejauh mana penguasaan materi ajar dan metode pengajaran yang diterapkan
sehari-hari di dalam kelas.
Ummiati juga menambahkan
bahwa tujuan utama dari penyelenggaraan AKG 2026 ini adalah untuk memetakan
kompetensi guru secara nasional sekaligus menjadi landasan dalam merumuskan
kebijakan pelatihan lanjutan guna mencetak tenaga pendidik yang adaptif
terhadap perkembangan dunia pendidikan modern.
"Melalui AKG 2026 ini,
kami sangat berharap seluruh guru di lingkungan MIN 3 Asahan tidak hanya mampu
mengukur kemampuan individu, tetapi juga termotivasi untuk terus mengasah
kompetensi pedagogik demi menghadirkan pembelajaran yang interaktif, kreatif,
dan menyenangkan bagi para peserta didik di kelas," ujarnya
Dikesempatan yang sama,
Ummiati Nasution menyampaikan bahwa penerapan sistem ujian yang dibagi ke dalam
beberapa sesi secara bergiliran dinilai sangat efektif oleh pihak madrasah.
Menurutnya, pembagian sesi tersebut mampu mengakomodasi jumlah peserta yang cukup
banyak tanpa mengganggu kenyamanan dan ketertiban proses belajar mengajar siswa
lainnya yang tetap berlangsung secara kondusif.
Ummiati juga menyampaikan
bahwa pemanfaatan teknologi dalam pelaksanaan asesmen berbasis komputer
mendapat apresiasi positif dari para peserta. Menurut Ummiati, sistem digital
yang transparan dan akuntabel dapat memberikan hasil penilaian yang lebih objektif
dan akurat, sehingga diharapkan dapat mendukung pengembangan karier guru di
masa mendatang.
“Selain mengukur kemampuan
kognitif, kegiatan ini juga menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat
solidaritas dan kolaborasi antar-tenaga pendidik di MIN 3 Asahan. Saya melihat
para guru saling memberikan dukungan moral, berbagi pengalaman dalam
mempersiapkan ujian, serta bersama-sama memperkuat komitmen untuk terus
meningkatkan kualitas madrasah yang kita cintai.” ucapnya
“Keberhasilan penyelenggaraan
kegiatan ini dari hari ke hari hingga puncak pelaksanaan pada 8 Oktober 2026
tentu tidak terlepas dari koordinasi yang solid antara pimpinan madrasah,
proktor, teknisi ruangan, dan seluruh dewan guru. Saya menyampaikan apresiasi
dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menjaga kedisiplinan serta
melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan sesuai dengan ketentuan dan petunjuk
teknis dari Kementerian Agama.” Imbuhnya
Salah satu guru MIN 3 Asahan
yang menjadi peserta AKG 2026, Rosilawati Saragih, menyampaikan harapannya agar
seluruh tenaga pendidik dapat memperoleh hasil asesmen yang memuaskan. Ia
berharap pengalaman dan wawasan yang diperoleh selama mengikuti AKG dapat
diterapkan dalam proses pembelajaran, sehingga mampu mendukung upaya mendidik
generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.
Menurut Rosilawati, keikutsertaannya dalam AKG 2026 merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi para guru. Kegiatan tersebut dinilai mampu memberikan wawasan baru sekaligus menumbuhkan semangat untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan berinovasi dalam mendampingi tumbuh kembang siswa-siswi di madrasah.
“Bagi saya, AKG 2026 bukan sekadar asesmen untuk mengukur kompetensi guru, tetapi juga menjadi dorongan untuk terus berkembang dan memberikan pembelajaran yang lebih baik bagi siswa. Kami berharap semangat belajar dan berinovasi ini dapat terus kami bawa ke madrasah, sehingga kualitas pendidikan di MIN 3 Asahan semakin maju dan mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia,” terang Rosilawati dihadapan Tim Humas madrasah. (Wh)
Pulau Rakyat (Humas) — Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., M.Pd., bersama jajaran Tenaga Pendidik M...
Pulau Rakyat (Humas) - Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., M.Pd., memimpin langsung rapat koordinasi relokasi Kegiatan Belajar M...
Pulau Rakyat (Humas) - Kepala MIN 3 Asahan, Ummiati Nasution, S.Pd.I., M.Pd., bersama jajaran tenaga pendidik, kependidikan, serta seluruh s...