Asahan (Humas BimKat). Pelaksana
Tugas (Plt.) Kepala Penyelenggara Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Alb Irawan Dwiatmaja melaksanakan kegiatan monitoring
dan evaluasi terhadap pelaksanaan Pendidikan Agama Katolik di SMK Negeri 1
Kisaran pada Selasa (26/05/2026). Kehadirannya disambut oleh guru Pendidikan Agama
Katolik, Noviyanti Magdalena Keliat, S.Ag. dan siswa/i yang beragama Katolik. Kegiatan
ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pengawasan terhadap
pelaksanaan tugas guru Pendidikan Agama Katolik agar proses pembelajaran
berjalan efektif, terarah, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam monitoring
tersebut, Penyelenggara Bimas Katolik meninjau secara langsung administrasi
pembelajaran, perangkat ajar, metode penyampaian materi, serta capaian proses
belajar mengajar yang dilaksanakan oleh guru Pendidikan Agama Katolik di
sekolah tersebut. Penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Asahan menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini bertujuan untuk
memastikan kualitas layanan pendidikan keagamaan Katolik tetap terjaga,
sekaligus menjadi sarana evaluasi dan pendampingan bagi guru dalam meningkatkan
profesionalisme. “Monitoring ini bukan semata-mata pengawasan administratif,
tetapi juga bentuk perhatian dan pendampingan agar guru Pendidikan Agama
Katolik semakin optimal dalam menjalankan tugas pembinaan iman dan karakter
peserta didik,” ujarnya.
Selain melakukan
pemeriksaan administrasi, kegiatan ini juga diisi dengan dialog bersama guru
untuk mendengarkan berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi dalam proses
pembelajaran. Berbagai masukan dan solusi turut diberikan guna mendukung
peningkatan mutu pendidikan agama di lingkungan sekolah. Guru Pendidikan Agama
Katolik SMK Negeri 1 Kisaran menyambut baik kegiatan monitoring tersebut.
Menurutnya, kehadiran
Penyelenggara Bimas Katolik memberikan motivasi dan penguatan dalam
melaksanakan tugas sebagai pendidik sekaligus pembina karakter peserta didik. Melalui
kegiatan monitoring ini, diharapkan sinergi antara Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Asahan dengan satuan pendidikan terus terjalin dengan baik, sehingga
pelaksanaan Pendidikan Agama Katolik mampu membentuk generasi muda yang
beriman, berkarakter, dan berintegritas. Monitoring juga dilakukan sebagai
pertanggungjawaban atas tunjungan profesi guru yang diterima oleh guru
tersebut.
Dalam kesempatan tersebut,
pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang
terus diberikan oleh Penyelenggara Bimas Katolik. Sinergi yang terbangun
dinilai mampu memperkuat kualitas pembelajaran agama di lingkungan sekolah.
Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut demi mendukung pembentukan karakter
peserta didik yang berlandaskan iman dan nilai-nilai Kristiani (Katolik). (AW)