Semarak Hardiknas di MTsN 2 Asahan: Guru dan Siswa Tampil Memukau dengan Balutan Busana Adat Nusantara
Humas
Loading...
Kisaran (Humas) – Suasana Alun-Alun Kota Kisaran tampak meriah dan penuh semangat nasionalisme pada Rabu pagi (4/6), saat digelarnya acara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (MMD) Tahun 2025. Acara ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Asahan dan sekitarnya karena dihadiri langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc.
Di tengah rangkaian kegiatan yang penuh khidmat dan semangat persatuan tersebut, Sanggar Tari MTsN 2 Asahan tampil sebagai salah satu pengisi acara, menyuguhkan pertunjukan tari tradisional yang memukau dan sarat makna budaya. Para penari, yang merupakan siswa-siswi pilihan dari MTsN 2 Asahan tersebut, tampil dengan penuh percaya diri membawakan tarian kolosal yang menggabungkan unsur budaya lokal dengan semangat kebhinekaan.
Dengan balutan busana adat yang
anggun serta gerakan yang harmonis, penampilan Sanggar Tari MTsN 2 Asahan
sukses memikat perhatian para tamu undangan, termasuk para petinggi TNI, Wakil
Gubernur Sumatera Utara, Bupati Asahan serta unsur Forkopimda Kabupaten Asahan.
Tak hanya menjadi hiburan, penampilan ini juga menjadi simbol bahwa generasi
muda, khususnya pelajar madrasah, mampu berperan aktif dalam kegiatan
kenegaraan dan pelestarian budaya bangsa.
Kepala MTsN 2 Asahan, Drs. Daman
Huri Lubis, M.Pd., mengungkapkan rasa bangga dan syukur atas kepercayaan yang
diberikan kepada madrasah yang dipimpinnya. “Ini adalah kesempatan luar biasa
bagi siswa kami untuk menunjukkan bahwa madrasah bukan hanya unggul dalam
pendidikan agama, tetapi juga aktif dalam pengembangan seni, budaya, dan cinta
tanah air,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa
partisipasi ini merupakan bagian dari komitmen MTsN 2 Asahan dalam mendukung
program pemerintah dan TNI dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh,
berwawasan kebangsaan, dan mencintai nilai-nilai luhur budaya Indonesia.
Acara Penutupan TNI MMD ini
sendiri merupakan penanda berakhirnya program pembangunan terpadu yang
dilaksanakan oleh TNI AD di berbagai wilayah pedesaan. Kehadiran para pelajar,
termasuk Sanggar Tari MTsN 2 Asahan, menjadi wujud nyata sinergi antara dunia
pendidikan dan institusi pertahanan dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif
dan berkelanjutan.
Penampilan Sanggar Tari MTsN 2
Asahan hari ini bukan hanya sekadar tampil, melainkan juga menjadi bukti bahwa
generasi muda madrasah siap untuk tampil, berkontribusi, dan menjadi bagian
dari pembangunan bangsa. (MI)
Humas
Humas
Humas