Penuh Khidmat, Keluarga Besar MIN 5 Asahan Gelar Halalbihalal di Hari Pertama Masuk Sekolah
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan pada Senin pagi (30/03/2026). Setelah menikmati....
Loading...
Hessa
Perlompongan (Humas). Suasana khusyuk menyelimuti Madrasah Ibtidaiyah Negeri
(MIN) 5 Asahan pada pagi hari Rabu (25/02/2026). Dalam rangka mengisi kegiatan
amaliah Ramadhan, seluruh siswa, staf, dan tenaga pengajar berkumpul untuk
mendengarkan ceramah agama yang disampaikan oleh salah satu guru senior, Seniati,
S.Ag.
Dengan
tema 5 Keistimewaan Amalan di Bulan
Suci, tausiyah tersebut bertujuan untuk membangkitkan semangat beribadah
para siswa sejak dini agar tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan
meraih esensi terdalam dari bulan yang penuh ampunan ini.
Dalam
ceramahnya, beliau menekankan bahwa Ramadhan adalah waktu di mana pintu langit
dibuka selebar-lebarnya. Beliau memaparkan lima poin utama yang menjadi keistimewaan
amalan selama bulan ramadhan.
Pelipat gandaan Pahala yang Fantastis Beliau menjelaskan bahwa
setiap amalan sunnah di bulan Ramadhan dihitung pahalanya setara dengan amalan
fardu di bulan lain. "Bayangkan, satu sujud sunnah kita bernilai luar
biasa, apalagi ibadah wajib yang pahalanya dilipatgandakan hingga 70 kali lipat
bahkan lebih," ujarnya di hadapan para jamaah.
Puasa sebagai Perisai dan Penghapus Dosa Mengutip
hadis muttafaq ‘alaih, beliau mengingatkan bahwa barangsiapa yang berpuasa
dengan iman dan mengharap rida Allah, maka dosa-dosanya yang terdahulu akan
diampuni
Keutamaan Memberi Makan Orang Berpuasa Satu amalan
sosial yang ditekankan adalah berbagi. Beliau mengajak para siswa untuk rajin
bersedekah, walau hanya sebutir kurma, dan malam Lailatul Qadar sebagai bonus seribu bulan
Beliau juga menambahkan bau mulut yang lebih harum dengan gaya
bahasa yang mudah dimengerti anak-anak, beliau menjelaskan sisi spiritual dari
fisik orang berpuasa. Di sisi Allah, bau mulut orang yang berpuasa jauh lebih
harum daripada minyak kesturi, sebagai bentuk apresiasi pencipta terhadap
hamba-Nya yang sedang berjuang.
Saat di konfirmasi secara terpisah kepala MIN 5 Tohiruddin
Hasibuan, S.Pd.,M.M., menyatakan bahwa kegiatan seperti ini rutin dilakukan
untuk memperkuat karakter religius siswa. "Kami ingin anak-anak tidak
hanya pintar secara akademik, tapi juga memiliki kecintaan yang mendalam
terhadap ibadah. Ramadhan adalah momentum terbaik untuk menanamkan benih kebaikan
itu," tuturnya.
Acara
kemudian ditutup dengan doa bersama dan pembacaan selawat yang menggema di
seluruh area madrasah. Para siswa tampak antusias mencatat poin-poin penting
dari ceramah tersebut di buku agenda Ramadhan mereka masing-masing.
Diharapkan,
melalui penguatan spiritual ini, civitas akademika MIN 5 dapat menjalani sisa
bulan Ramadhan dengan lebih berkualitas dan penuh makna.(nm)
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan pada Senin pagi (30/03/2026). Setelah menikmati....
Momentum bulan suci Ramadhan 1447 H dimanfaatkan oleh Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus...
Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan secara resmi telah menyelesaikan rangkaian kegiatan Gladi Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa-...