Tak Kenal Lelah Menebar Cahaya Hidayah, Penyuluh Agama Terus Dampingi Titipan Tahanan Polres Asahan dengan Penuh Semangat dan Keikhlasan
Bimbingan Penyuluhan Lintas Sektoral
Loading...
Kisaran (Humas) – Suasana khidmat dan penuh makna mewarnai pembukaan kegiatan Pelatihan Pengurusan Jenazah Bagi Bilal Mayit se-Kecamatan Kota Kisaran Timur yang dilaksanakan Kamis, 11 Juni 2026 di Masjid Al-Jihad Kisaran. Kegiatan yang digagas oleh Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kota Kisaran Timur ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengurus jenazah sesuai syariat Islam, tetapi juga menjadi momentum untuk mengingatkan setiap insan akan kepastian datangnya kematian.
Prosesi pembukaan berlangsung unik dan sarat makna. Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kota Kisaran Timur menyerahkan sebuah boneka mayit yang telah dibalut kain kafan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, H. Abdul Manan, MA, sebagai simbol dimulainya pelatihan. Simbol tersebut mengandung pesan mendalam bahwa setiap manusia pada akhirnya akan mengalami perjalanan terakhir yang sama, yakni kembali menghadap Allah SWT.
Dalam arahannya, H. Abdul Manan, MA menyampaikan bahwa kemampuan mengurus jenazah merupakan salah satu kewajiban sosial umat Islam yang harus terus dipelihara dan diwariskan kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan bilal mayit yang memahami tata cara pengurusan jenazah sesuai tuntunan syariat sangat dibutuhkan agar hak-hak seorang muslim setelah wafat dapat ditunaikan dengan baik dan benar.
Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan pelatihan ini bukan sekadar menambah keterampilan, tetapi juga sebagai sarana muhasabah diri. Kematian adalah kepastian yang tidak dapat ditunda ataupun dihindari, sehingga setiap muslim hendaknya senantiasa mempersiapkan bekal amal saleh selama hidup di dunia.
Materi pelatihan disampaikan oleh Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Dr. H. Faisal Sadad S. Harahap, MH. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai ketentuan syariat terkait pengurusan jenazah, mulai dari memandikan, mengafani, menyalatkan hingga proses pemakaman. Peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya melaksanakan seluruh rangkaian tersebut sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan praktik langsung yang dipandu oleh para Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kota Kisaran Timur, yaitu Raja Dedi Hermansyah, Makmur Hasibuan, Andi Kunefi Lubis, Marwan, Hasliza Lubis, dan Rina Mulyana. Praktik turut diperkuat oleh pengalaman lapangan dari Tobib Hasibuan dan Harisma Manurung yang selama ini aktif membantu pengurusan jenazah di tengah masyarakat.
Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Mereka tidak hanya mendengarkan teori, tetapi juga mempraktikkan secara langsung tata cara memandikan dan mengafani jenazah menggunakan alat peraga yang telah disiapkan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Camat Kota Kisaran Timur yang diwakili Sekretaris Kecamatan Kota Kisaran Timur, Dedi Indra Manurung, S.Sos, serta Kapolsek Kisaran yang diwakili AIPDA Andreas Siregar. Sebanyak 35 peserta Pelatihan Bilal Mayit dari berbagai kelurahan di Kecamatan Kota Kisaran Timur mengikuti kegiatan dengan penuh kesungguhan.
Melalui pelatihan ini diharapkan lahir bilal mayit yang terampil, memahami tuntunan syariat, serta siap mengabdikan diri membantu masyarakat dalam melaksanakan fardu kifayah. Di balik praktik pengurusan jenazah yang dipelajari, tersimpan pesan yang lebih besar, yakni mengingatkan bahwa setiap manusia kelak akan dibalut kain kafan dan kembali menghadap Sang Pencipta. Oleh karena itu, sebaik-baik bekal menuju perjalanan tersebut adalah iman, takwa, dan amal saleh. (RH)
Bimbingan Penyuluhan Lintas Sektoral
Bimbingan Penyuluhan Pelatihan Pengurusan Jenazah
Memberikan pelayanan pembuatan SK BKM Masjid