Loading...

  • Jumat, 27 Maret 2026

Perkuat Kerukunan, Kemenag Asahan Gelar FGD Harmoni Umat Beragama Jelang Idul Fitri dan Nyepi

fgby:humaskemenagasahan

Kisaran (Humas). Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Asahan menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama tokoh lintas agama yang bertempat di Aula Kemenag Asahan, Selasa (17/03/2026). Forum strategis ini mengangkat tema penguatan harmoni dan toleransi antarumat beragama, khususnya dalam menyambut momentum besar keagamaan yang berdekatan, yakni Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Kemenag Asahan, para tokoh dari berbagai denominasi agama, perwakilan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam, serta unsur Forkopimda. Turut hadir mewakili Bupati Asahan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten 1) Setdakab Asahan, yang memberikan apresiasi atas inisiatif terciptanya dialog konstruktif demi menjaga kondusivitas daerah.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag (Kakankemenag) Asahan H. Abdul Manan, MA.,didampingi Kasi Bimas Islam Dr. H. Faisal Sadat, M.Hum., menekankan pentingnya kedewasaan beragama dalam bingkai kebangsaan dan kenegaraan. Beliau menyampaikan bahwa agama seharusnya menjadi fondasi yang memperkokoh persatuan bangsa, bukan justru menjadi sekat pemisah di tengah keberagaman masyarakat Indonesia, khususnya di Kabupaten Asahan.

Lebih lanjut, Kakankemenag menegaskan bahwa kedewasaan dalam bersikap sangat dibutuhkan saat ini, terutama koordinasi aktif antar tokoh dari masing-masing agama. Menurutnya, tokoh agama memiliki peran sentral sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam meredam potensi konflik dan memberikan pemahaman yang menyejukkan kepada para pengikutnya di akar rumput.

Poin krusial lainnya yang disampaikan dalam forum tersebut adalah ajakan untuk tetap menjaga harmoni dan toleransi tanpa harus mengurangi atau mencampuradukkan nilai-nilai ibadah masing-masing agama. Ia menekankan bahwa toleransi bukan berarti mengaburkan akidah, melainkan menghormati pelaksanaan ibadah sesama warga negara dengan penuh rasa empati dan saling menghargai.

Di tengah dinamika sosial yang ada, Kemenag Asahan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya harmoni dalam beragama. Kesadaran ini diharapkan lahir secara organik dari setiap individu, sehingga suasana damai tidak hanya tercipta secara seremonial saja, melainkan menjadi gaya hidup masyarakat Asahan yang majemuk.

Sebagai penutup, seluruh peserta FGD sepakat untuk bahu-membahu mewujudkan Kabupaten Asahan yang harmonis dalam beragama. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, tokoh agama, dan Ormas, diharapkan perayaan Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi tahun ini dapat berjalan dengan khidmat, aman, dan menjadi simbol keindahan toleransi di Sumatera Utara khususnya Kabupaten Asahan.(FR)

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 05 May 2024
Lihat Semua Post