Loading...

  • Rabu, 07 Oktober 2026

Perangi Bullying Lewat BRUS, Penyuluh Agama Simpang Empat Bentengi Akhlak Remaja Sekolah

PAI Simpang Empat Mengajak kepada Siswa Siswi supaya tidak ada yang melakukan Pembulyan
 SIMPANG EMPAT– Menyikapi masih maraknya kasus perundungan (bullying) di lingkungan institusi pendidikan, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Simpang Empat Imam Rojali, S.H.I mengoptimalkan pelaksanaan program prioritas Kementerian Agama, yaitu Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Program nasional ini sengaja digencarkan dengan cara turun langsung ke berbagai sekolah di wilayah binaannya guna membentengi mental dan akhlak para pelajar. 
Aksi jemput bola ini menjadi langkah preventif Kemenag untuk menekan tren perundungan, baik berupa kekerasan verbal maupun fisik yang rentan terjadi di kalangan remaja. Melalui wadah BRUS, Imam Rojali, S.H.I masuk ke ruang-ruang kelas guna menanamkan konsep diri yang sehat, keterampilan mengelola emosi (self protection), serta penguatan nilai-nilai moderasi beragama sesama siswa. 
Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa perilaku perundungan bertentangan dengan syariat Islam dan dapat merusak masa depan generasi muda. Melalui metode interaktif seperti diskusi kelompok dan bimbingan psikososial keagamaan, para siswa diajak untuk lebih berempati, menjauhi perilaku berisiko, serta berani menyuarakan penolakan terhadap tindakan perundungan di lingkungan sekolah.
Pihak sekolah mengapresiasi kontribusi aktif Penyuluh Agama Islam Kecamatan Simpang Empat melalui implementasi nyata program BRUS ini. Kolaborasi berkelanjutan antara pihak sekolah dan Kemenag diharapkan mampu memutus rantai perundungan demi mewujudkan ekosistem pendidikan yang aman, religius, dan berkarakter menuju Indonesia Emas

Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 01 June 2024
Lihat Semua Post