Inovasi Pembelajaran SKI Berbasis Platform Ruang Murid di Kelas 6C
Kisaran (Humas) Proses pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MIN 10 Asahan terus dikembangkan dengan menghadirkan berbagai inovasi...
Loading...
Kisaran (Humas) Dalam rangka memperkuat sinergi antara madrasah, pelatih, koordinator, dan orang tua siswa, Pelatih dan Koordinator Polisi Cilik (POCIL) MIN 10 Asahan melaksanakan pertemuan bersama orang tua anggota baru POCIL MIN 10 Asahan. Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Kepala MIN 10 Asahan, Sartiji, S.Pd.I., MM. Rabu (19/08/2026)
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan berbagai informasi terkait pembinaan, latihan, kedisiplinan, serta program kegiatan yang akan dijalani oleh para anggota baru POCIL MIN 10 Asahan.
Dalam pertemuan tersebut, pelatih dan koordinator POCIL memberikan penjelasan kepada para orang tua mengenai pentingnya dukungan keluarga dalam proses pembinaan anak-anak. Menjadi anggota POCIL bukan hanya tentang kemampuan baris-berbaris atau mengikuti berbagai kegiatan kepolisian, tetapi juga menjadi wadah untuk membentuk karakter siswa agar lebih disiplin, bertanggung jawab, percaya diri, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu menjadi teladan bagi teman-temannya.
Para orang tua juga diberikan pemahaman mengenai berbagai ketentuan yang perlu diperhatikan selama mengikuti kegiatan POCIL. Mulai dari kedisiplinan waktu, kehadiran dalam latihan, kelengkapan perlengkapan, sikap selama mengikuti pembinaan, hingga pentingnya menjaga kesehatan dan kondisi fisik para anggota.
Kepala MIN 10 Asahan, Sartiji, S.Pd.I., MM., dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap program POCIL yang selama ini menjadi salah satu kegiatan positif bagi peserta didik. Menurutnya, kegiatan POCIL memiliki nilai pendidikan yang sangat baik karena mampu mengajarkan anak tentang kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, keberanian, dan rasa percaya diri sejak usia dini.
Beliau juga berharap para orang tua dapat terus memberikan dukungan kepada putra-putrinya selama mengikuti proses pembinaan. Dukungan tersebut sangat diperlukan agar anak-anak dapat mengikuti latihan dengan sungguh-sungguh dan tetap mampu membagi waktu antara kegiatan POCIL dengan kewajiban belajar di madrasah.
“Melalui POCIL, kita berharap anak-anak tidak hanya memiliki kemampuan dalam kegiatan baris-berbaris, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, percaya diri, dan memiliki karakter yang baik,” menjadi semangat dalam kegiatan pembinaan POCIL MIN 10 Asahan.
Sementara itu, pelatih dan koordinator POCIL MIN 10 Asahan menyampaikan bahwa anggota baru akan mendapatkan pembinaan secara bertahap sesuai dengan kemampuan dan usia mereka. Setiap proses latihan diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam mengembangkan potensi diri sekaligus belajar bekerja sama dalam sebuah tim.
Pertemuan ini juga menjadi ruang komunikasi antara pihak madrasah, pelatih, koordinator, dan orang tua. Berbagai hal yang berkaitan dengan kegiatan POCIL dapat dibicarakan secara terbuka sehingga seluruh pihak memiliki pemahaman dan tujuan yang sama dalam mendampingi para anggota baru.
Antusiasme para orang tua terlihat dari kehadiran dan perhatian mereka selama kegiatan berlangsung. Mereka menyambut baik program pembinaan POCIL dan berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pengalaman positif serta menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat dan kemampuan mereka.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin kuat antara MIN 10 Asahan dan orang tua anggota POCIL. Sinergi yang baik dari seluruh pihak menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, berprestasi, serta mampu membawa nama baik madrasah.
MIN 10 Asahan berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan positif yang dapat mengembangkan potensi peserta didik. Kehadiran POCIL diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan pengalaman bagi siswa untuk belajar menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, dan bertanggung jawab.
Pertemuan bersama orang tua anggota baru POCIL pun ditutup dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk bersama-sama mendampingi anak-anak dalam menjalani proses pembinaan. Dari madrasah, pelatih, hingga keluarga, semuanya memiliki peran penting dalam mengantarkan anggota POCIL MIN 10 Asahan menjadi generasi yang membanggakan.(na)
Kisaran (Humas) Proses pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MIN 10 Asahan terus dikembangkan dengan menghadirkan berbagai inovasi...
Kisaran (Humas) Dalam rangka memperkuat sinergi antara madrasah, pelatih, koordinator, dan orang tua siswa, Pelatih dan Koordinator Polisi C...
Kisaran (Humas) Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Asahan semakin meriah dengan pen...