MIN 9 Asahan Gelar Halal Bihalal, Kepala Madrasah Ajak Maknai Fitrah Idul Fitri dalam Tiga Dimensi
Pematang Sei Baru (Humas). Mengawali hari pertama
masuk sekolah setelah libur Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H, MIN 9 Asahan
melaksanakan kegiatan Halal Bihalal yang berlangsung hangat dan penuh
makna. Kegiatan ini diselenggarakan di salah satu ruang kelas yang telah
selesai direnovasi oleh Kepala Madrasah, Dr. H. Hadi Rafitra Hasibuan,
S.Ag., M.A, sebagai bagian dari peningkatan kenyamanan belajar di
lingkungan madrasah Senin (09/04/2025).
Dalam
sambutannya, Dr. Hadi Rafitra menyampaikan ucapan terima kasih kepada
seluruh guru dan siswa yang telah hadir di hari pertama masuk sekolah. “Kehadiran
Bapak/Ibu guru serta ananda semua adalah bentuk semangat dan tanggung
jawab kita bersama dalam membangun madrasah yang unggul. Terima kasih
telah menyambut awal sekolah dengan penuh antusias,” ujarnya.
Lebih
lanjut, Kepala Madrasah mengajak seluruh warga MIN 9 Asahan untuk
Memaknai Idul Fitri sebagai momentum kembali kepada fitrah. Beliau
menjelaskan bahwa fitrah Idul Fitri bisa dipahami dalam tiga dimensi
penting yang harus tercermin dalam kehidupan warga madrasah, yaitu
dimensi ketuhanan, keilmuan, dan kemanusiaan.
Dimensi pertama adalah Ketuhanan, pada dimensi ketuhanan Dr. Hadi mengajak seluruh warga madrasah untuk meningkatkan keaktifan dalam beribadah. “Ibadah
bukan hanya di bulan Ramadhan, tetapi harus menjadi bagian dari
keseharian kita. Saya harap guru, siswa, dan seluruh warga madrasah
semakin rajin shalat berjamaah, membaca Al-Qur’an, dan menjaga akhlak
mulia,” pesannya.
Dimensi kedua adalah Keilmuan, sedangkan dalam dimensi keilmuan beliau menegaskan pentingnya semangat menuntut ilmu. “Mari
kita jadikan madrasah sebagai tempat yang menyenangkan untuk belajar.
Saya berharap siswa datang tepat waktu, rajin membaca buku, dan aktif
dalam proses pembelajaran,” ujar Dr. Hadi. Ia juga mengingatkan para guru untuk terus menumbuhkan semangat literasi di kalangan siswa.
Sementara dimensi ketiga adalah Kemanusiaan, untuk dimensi kemanusiaan Dr. Hadi menekankan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis antar sesama warga madrasah. “Idul
Fitri adalah saatnya saling memaafkan, mempererat kekompakan, serta
saling membantu satu sama lain. Kebersamaan dan solidaritas adalah kunci
dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan produktif,” jelasnya.
Kegiatan
Halal Bihalal ini juga mendapat sambutan hangat dari para guru.
Alimuddin, S.Pd.I., salah satu guru di MIN 9 Asahan, menyampaikan bahwa
kegiatan ini menjadi momen yang tepat untuk mempererat silaturahmi. “Arahan
dari Bapak Kepala Madrasah sangat membangun. Saya merasa semangat baru
setelah libur panjang. Semoga suasana ini terus terjaga sepanjang tahun
pelajaran,” ungkapnya.
Sementara itu, Rio Aditya, siswa kelas VI, mengaku senang bisa kembali ke sekolah dan bertemu dengan teman-temannya. “Senang
bisa Halal Bihalal sama teman-teman dan guru. Tadi kami saling minta
maaf. Semoga kita makin akrab dan semangat belajarnya juga makin naik,” katanya dengan senyum ceria.
Kegiatan
ini diakhiri dengan saling bersalaman antar warga madrasah sebagai
simbol saling memaafkan dan mempererat ukhuwah islamiyah. Suasana ruang
kelas yang baru direnovasi menambah kenyamanan dan semangat baru dalam
menyambut tahun pelajaran yang sedang berjalan.
Dengan
pelaksanaan Halal Bihalal ini, MIN 9 Asahan berharap seluruh warga
madrasah dapat menjalani aktivitas belajar mengajar dengan semangat
baru, hati yang bersih, dan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu
pendidikan dan pembentukan karakter islami. (fa)