Peringatan 17 Agustus di MIN 5 Asahan: Diawali Zikir, Dilanjutkan Lomba Lari Goni Serta Masukkan Sedotan
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, suasana berbeda dan penuh makna tampak di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (...
Loading...
Hessa Perlompongan (Humas). Suasana khidmat menyelimuti
Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan pagi ini saat seluruh keluarga besar
madrasah berkumpul di lapangan utama untuk melaksanakan upacara bendera
memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke- 117 yang jatuh pada Selasa 20 Mei
2025. Upacara yang dimulai tepat pukul 07.15 WIB ini tidak hanya menjadi
rutinitas tahunan, namun juga momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai
kebangsaan dan semangat inovasi di kalangan generasi muda.
Barisan siswa-siswi yang rapi dalam balutan seragam,
guru-guru, serta staf madrasah, memenuhi lapangan upacara. Bendera Merah Putih
berkibar gagah mengiringi lagu kebangsaan "Indonesia Raya" yang
dinyanyikan dengan penuh semangat oleh seluruh peserta.
Dalam upacara tersebut
,Plt. MIN 5 Asahan Tohiruddin Hasibuan, S.Pd., M.M.,menunjuk Nurul Hidayat S.Si, yang
bertindak sebagai Pembina upacara menyampaikan pidato sambutan dari Menteri Komunikasi
dan Digital Republik Indonesia Meutya Viada Hafid.
"Saudara-saudari sebangsa setanah air, Hari
Kebangkitan Nasional ini merupakan penanda 117 tahun bangkitnya kesadaran
berbangsa kita. Semangat yang lahir dari pergerakan Budi Utomo ini menjadi
fondasi bagi kita untuk terus berjuang, bukan lagi melawan penjajah fisik,
melainkan menghadapi tantangan global dan kompleksitas dunia digital. Seluruh upaya berpulang pada satu tujuan
besar membangun masa depan yang tidak hanya lebih maju, tetapi benar-benar
berpihak pada rakyat. Dalam momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini,
kita meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa. Dan dalam semangat itu,
pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai kompas utama Kebangkitan
Nasional. Karena sesungguhnya, kebangkitan yang paling kokoh adalah kebangkitan
yang tumbuh perlahan, berakar dalam nilai-nilai kemanusiaan, dan berbuah pada
keadilan serta kesejahteraan yang dirasakan bersama.”
demikian sebagian isi pidato Menteri Komunikasi dan Digital Republik
Indonesia yang disampaikan oleh Hidayat.
Beliau juga menambahkan bahwa MIN 5 Asahan berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas
dan kurikulum yang mendukung pengembangan kompetensi digital siswa. "Kami
akan terus berupaya membekali anak-anak dengan keterampilan yang relevan agar
mereka siap menghadapi masa depan, menjadi generasi yang tidak hanya religius,
tetapi juga melek teknologi dan berdaya saing," tambahnya.
Upacara diakhiri dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin, semangat kebangkitan ini akan terus menyala di hati setiap siswa MIN 5 Asahan, mendorong mereka untuk menjadi insan yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa di era digital.(nm)
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, suasana berbeda dan penuh makna tampak di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (...
Suasana riang gembira dan sorak-sorai penuh semangat menggema di lapangan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Asahan pada pagi hari ini. Dala...
Dalam upaya menumbuhkan jiwa nasionalisme, kedisiplinan, serta karakter kepemimpinan pada peserta didik, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5...