Kepala MIN 9 Asahan Raih Penghargaan Penulis Terbaik Buku Antologi Agerlip
Pematang Sei Baru (Humas). Sebuah prestasi
membanggakan kembali ditorehkan oleh MIN 9 Asahan. Kepala madrasah, Dr.
H. Hadi Rafitra Hasibuan, S.Ag., M.A, berhasil meraih penghargaan
sebagai Pemenang Terbaik Pertama dalam Penulisan Naskah Buku Antologi
Agerlip kategori Kepala Madrasah. Penghargaan ini diberikan dalam rangka
memperingati Hari Pendidikan Nasional dan menyambut Hari Lahir PGM
Indonesia 2025.
Ajang ini merupakan program nasional yang
diselenggarakan oleh Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia, yang
bertujuan mengembangkan budaya literasi di kalangan tenaga pendidik dan
pimpinan madrasah. Buku Antologi Agerlip menjadi wadah bagi kepala
madrasah se-Indonesia untuk menyalurkan gagasan dan refleksi dalam
pengembangan pendidikan madrasah yang berkarakter dan inovatif.
Dalam naskahnya, Dr. Hadi Rafitra Hasibuan mengangkat tema tentang “kepemimpinan transformatif berbasis nilai-nilai Islam”
yang diaplikasikan dalam pengelolaan madrasah. Tulisan tersebut
mendapat apresiasi tinggi dari dewan juri karena dianggap inspiratif dan
memberikan gambaran nyata bagaimana kepala madrasah mampu menjadi motor
perubahan di lingkungannya.
"Alhamdulillah, penghargaan ini
saya dedikasikan untuk seluruh keluarga besar MIN 9 Asahan yang telah
bersama-sama membangun madrasah menjadi lebih baik. Ini juga menjadi
motivasi bagi kita semua untuk terus menulis, berkarya, dan berinovasi
demi kemajuan pendidikan madrasah," ujar Hadi usai menerima penghargaan.
Warga
MIN 9 Asahan turut merasa bangga atas pencapaian ini. Para guru dan
siswa memberikan ucapan selamat serta menyatakan dukungan penuh terhadap
berbagai program literasi dan inovasi yang terus dikembangkan di bawah
kepemimpinan Hadi. Capaian ini juga memperkuat citra MIN 9 Asahan
sebagai madrasah yang aktif dalam pengembangan intelektual dan
spiritual.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan juga
memberikan apresiasi atas prestasi ini. Dalam keterangannya, beliau
menyatakan bahwa keberhasilan Hadi Rafitra menjadi penulis terbaik
nasional menunjukkan bahwa kepala madrasah tidak hanya fokus pada
manajemen pendidikan, tetapi juga mampu memberi kontribusi dalam bidang
literasi dan pemikiran pendidikan.
Dengan penghargaan ini, MIN 9
Asahan semakin termotivasi untuk terus berkontribusi dalam dunia
pendidikan nasional, khususnya di lingkungan madrasah. ke depan,
madrasah ini diharapkan terus menjadi pusat pengembangan literasi,
kepemimpinan, dan inovasi pendidikan yang berdampak luas bagi
masyarakat. (fa)