Loading...

  • Senin, 27 April 2026

Kepala MIN 9 Asahan Adakan GEMAR (Gerakan Membaca Al-Qur'an Rutin)

Gerakan Membaca Al-Qur'an Rutin
Pematang Sei Baru (Humas). Dalam upaya memberantas buta aksara Al-Qur'an dan meningkatkan kecintaan terhadap kitab suci umat Islam, Kepala MIN 9 Asahan, Dr. H. Hadi Rafitra Hasibuan, S.Ag., M.A., meluncurkan program GEMAR (Gerakan Membaca Al-Qur'an Rutin). Program ini bertujuan untuk membina kemampuan membaca, memahami, dan menghafal Al-Qur'an di kalangan siswa pada, Kamis (09/01/2025).

Kegiatan ini diadakan secara rutin setiap pekan di lingkungan MIN 9 Asahan dan melibatkan seluruh siswa dari berbagai tingkatan kemampuan. Bagi siswa yang belum bisa membaca Al-Qur'an, program ini fokus pada pemberantasan buta aksara Al-Qur'an dengan metode pembelajaran yang mudah dan menyenangkan. Sementara itu, bagi siswa yang sudah bisa membaca Al-Qur'an, dilakukan kegiatan tahsin untuk memperbaiki bacaan sesuai dengan tajwid. Adapun siswa yang telah lancar membaca Al-Qur'an diarahkan untuk mengikuti program tahfidz atau menghafal Al-Qur'an.

Sebagai guru pembimbing utama dalam program ini, Sri Rahmawati Sinaga, S.Pd.I., menyatakan bahwa GEMAR merupakan langkah positif dalam membentuk karakter Islami siswa sejak dini. “Melalui GEMAR, kita tidak hanya memberantas buta huruf Al-Qur'an, tetapi juga mendidik anak-anak untuk mencintai Al-Qur'an dan menjadikannya pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sri Rahmawati juga menambahkan bahwa program ini dirancang secara bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan siswa. "Kami memulai dari pengenalan huruf hijaiyah untuk pemula, pembenahan tajwid untuk yang sudah bisa membaca, hingga membimbing hafalan bagi mereka yang ingin menjadi penghafal Al-Qur'an. Semua dilakukan secara terstruktur agar setiap siswa mendapatkan manfaat maksimal," jelasnya.



Kepala MIN 9 Asahan, Hadi Rafitra Hasibuan, menjelaskan bahwa program GEMAR sejalan dengan visi sekolah untuk membentuk generasi Qur'ani yang berakhlak mulia dan cerdas. “Kegiatan ini bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an, tetapi juga sebagai sarana pembinaan spiritual siswa agar menjadi pribadi yang unggul secara moral dan akademik,” ungkapnya.

Antusiasme siswa terhadap program ini juga terlihat dari tanggapan mereka. Salah satu siswa kelas VI, Rio Aditya, mengaku senang mengikuti GEMAR karena merasa semakin percaya diri dalam membaca Al-Qur'an. “Awalnya saya sering salah membaca tajwid, tapi setelah mengikuti tahsin, bacaan saya lebih baik. Saya juga mulai menghafal surat-surat pendek,” ujarnya.

Siswa lainnya, Umairoh, yang sudah mengikuti tahfidz, merasa kegiatan ini membantunya lebih fokus dan terarah dalam menghafal Al-Qur'an. “Dengan adanya GEMAR, saya punya jadwal rutin untuk menghafal. Teman-teman juga saling mendukung, jadi suasananya menyenangkan,” katanya.

Program ini juga mendapat dukungan penuh dari para guru dan orang tua siswa. Menurut salah satu guru Tien Suhaila, S.Pd.I, kegiatan ini menciptakan suasana religius yang mendukung pembelajaran di MIN 9 Asahan. “Kami sangat bangga dengan komitmen sekolah untuk membina siswa menjadi generasi yang cinta Al-Qur'an. Semoga program ini bisa terus berjalan dan membawa keberkahan,” ujar Tien Suhaila.

Dengan berlangsungnya GEMAR secara konsisten, MIN 9 Asahan berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki dasar agama yang kuat. Hadi Rafitra Hasibuan menyampaikan harapannya agar program ini dapat menjadi contoh bagi madrasah lain di Kabupaten Asahan.

Program GEMAR ditutup setiap bulan dengan evaluasi capaian siswa, baik dalam membaca, tahsin, maupun hafalan Al-Qur'an. Evaluasi ini bertujuan untuk memantau perkembangan siswa sekaligus memberikan penghargaan kepada mereka yang menunjukkan peningkatan signifikan. Dengan semangat yang tinggi dari semua pihak, GEMAR di MIN 9 Asahan diyakini akan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi generasi mendatang. (fa)



Tentang Penulis
Penulis di Kemenag Asahan Sejak 13 May 2024
Lihat Semua Post